Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 10:07 WIB

Mengenal Berbagai Gereja Tertua yang Berada di Sumatera Barat

Author

Gereja Katolik Santo Petrus Claver Parish Church (dok istimewa)

Sumbar - Indonesia merupakan negara dengan mayoritas masyarakat penganut agama Islam terbanyak. Walupun begitu, di sini juga ada masyarakat yang beragama lain atau non muslim. Seperti Kristen, Budha, Hindu, dan juga Konghucu. Oleh karena itu juga, di berbagai daerah di Indonesia banyak terdpat tempat tempat beribadah dari semua agama. Baik masjid untuk kaum mulimin, gereja buat umat krsitiani, dan tempat ibadah lainnya buat yang beragama Budha, Konghucu dan Hindu. 

Berbicara soal gereja yang merupakan tempat ibadah orang kristen. Di Provinsi Sumatera Barat, juga terdapat banyak gereja. Bahkan juga terdapat gereja tertua di daerah ini. Oleh karena itu, buat lebih jelasnya di bawah ini akan dipaparkan macam macam gereja tertua yang ada di Provinsi Sumatera Barat. 

Macam Macam Gereja Tertua di Provinsi Sumatera Barat. 

1. Gereja Santo Leo Agung 

Gereja tertua yang ada di provinsi Sumbar adalah Gereja Santo Leo Agung, yang berada di Kota Padang. Gereja Santo Leo Agung ini merupakan gereja katolik tertua yang memiliki sejarah dalam. Gereja ini dibangun pada tahun 1903. Saat berkunjung ke gereja ini, kita bisa melihat adanya kombinasi antara arsitektur zaman kolonial dengan unsur budaya lokal. Hal ini menjadi salah satu keunikan dan daya tarik tersendiri dari gereja ini. 

Baca juga: Kota Bukittinggi Berhasil Meraih penghargaan The 5th ASEAN Clean Tourist City Award

Pada bagian interior bangunan Gereja Santo Leo Agung ini, lengkap dihiasi dengan berupa kaca patri serta juga ornamen yang memancarkan nilai nilai keagamaan. Gereja ini juga cocok dikunjungi, sebagai wisata religi buat umat katolik, khusunya yang berdomisili di Kota Padang, Sumatera Barat. Gereja ini juga masuk dalam cagar budaya yang ada di Kota Padang  

Lokasi: Jl. Gereja No. 32 Belakang Tangsi 

2. Gereja Santo Petrus Claver Parish Church

Gereja yang kedua merupakan Gereja Santo Petrus Claver Parish Church ota Bukittinggi. Ini juga merupakan gereja paroki katolik, yang ada di Kota Bukittinggi. Pada awalnya di tahun 1926 gereja ini sempat mengalami kerusakan pasca bencana gempa bumi tektonik  yang terjadi. Kemudian dibangun kembali pada tahun 1928 serta diresmikan pada tanggal 4 April 1929. 

Saat ini Gereja Santo Petrus Claver dijadikan juga sebagai cagar budaya yang ada di Kota Bukittinggi serta juga terdaftar di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB). Serta lokasinya juga strategis dan tidak jauh dari pusat Kota Bukittinggi 

Baca juga: Pondok Pesantren Terbaik di Sumbar yang Bisa Menjadi Pilihan Pelajar yang Ingin Mengenyam Ilmu Agama

Lokasi: Jl. Sudirman, 67 Bukit Cangang Kayu Ramang Kota Bukittinggi 

3. Gereja Katolik Paroki Santo Fidelis Sigmarinda Payakumbuh 

Kemudian ada Gereja Katolik paroki Santo Fidelis Sigmarinda, yang berada di Kota Payakumbuh. Gereja ini dibangun pada tanggal 25 Januari 1933, yang didirikan oleh P.J. Van Hoof. Disamping gereja ini, juga terdapat rumah pastor yang berada di samping gereja. Saat ini selain difungsikan sebagai tempat ibadah, di kawasan komplek gereja ini juga terdapat sekolah dengan pengelolanya oleh Yayasan Prayoga. 

Lokasi: Jl. Veteran No 74, Koto Baru Kota Payakumbuh   

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU