Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 21:57 WIB

Berbuka Dulu atau Mendahulukan Shalat Magrib? Berikut Penjelasannya Lengkap Dengan Sunnah Berbuka Sesuai Dengan Sunnah Rasulullah

Author

Ilustrasi Ramadhan (Freepik/freepik)

SumbarBulan suci Ramadhan, merupakan bulan yang pebuh berkah. Pada bulan ini, ada begitu banyak amalan dan keistimewaan yang bisa kita amalkan. Seperti memperbanyak ibadah, bersedkah, dan lainnya. Bahkan saat bulan Ramadhan, setan setan akan dikurung oleh Allah SWT, agar umat islam tidak tergoda akan berbagai hal, yang bisa saja membatalkan ibadah puasa

Salah satu hal yang berkaitan dengan bulan puasa adalah sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah, saat memasuki waktu berbuka puasa. Lalu apa sajakah itu? Serta bagaimana anjurannya tentang mendahulukan shalat magrib atau langsung berbuka dengan makanan berat.? Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut. 

Macam Macam Sunnah Rasulullah Saat Berbuka Puasa

 1. Menyegerakan berbuka Puasa 
Sunnah yang pertama adalah, saat sudah masuk waktu berbuka puasa maka bersegeralah menyegerakan bebruka puasa. Hal ini juga tertuang dala hadits berikut ini. 

“Manusia akan sennatiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (HR. Bukhari, no. 1957; Muslim, no. 1098)

Dalam hadits di atas, sudah dijelaskan bahwasanya menyegerakan bebruka puasa merupakan suatu kebiasaan yang akan mendatangkan keberkahan dan juga kebaikan 

Baca juga: Minuman Takjil Khas Sumbar yang Bisa Dibeli atau Dibuat Sendiri Buat Keluarga atau Ide Jualan : Modal Sederhana Rasa Juara

2. Berbuka dengan yang Manis Manis ( Kurma atau Air) 
Poin selanjunta adalah berbuka puasalah dnegan yang manis manis, seperti kurma atau air putih. Hal ini juga sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW, saat berbuka puasa. Ketika tidak ada kurma, maka Rasulullah akan meminum air putih. Dari Anas bin Malik RA, dia berkata

“Rasulullah SAW biasa berbuka dengan beebrapa butir kurma basah sebelum sholat. Jika tidak ada, beliau berbuka dnegan kurma kering. Jika tidak ada juga, beliau meminum beberapa teguk air” (HR. Abu Dawud, no. 2356) 
Hal ini dkarenakan buah kurma mengandung gula alami yang cepat menggantikan energi tubuh. Sedangkan air bisa membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa. 

Baca juga: Daftar Takjil di Bawah Ini Wajib dicoba Jika Merayakan Bulan Ramadhan di Ranah Minang: Mana Menu Favoritmu?

3. Membaca Doa Berbuka 
Selanjutnya Rasulullah SAW, juga mengajarkan adanya doa sebelum berbuka. Salah satu doanya yiatu
“Allahumma laka Shumtu wa bika aamantu wa’ alika tawakkaltu wa ‘alarizqika aftarthu” 
Artinya: 

“Ya Allah, karena Mu, aku berpuasa, kepada Mu, aku beriman, kepada MU aku bertawakal, dan dnegan rezeki Mu aku berbuka” (HR. Abu Dawud, no 2358) 

Baca juga: Stasiun Padang Akan Dijadikan Pusat Transit: Pengembangan Commuter Line di Kota Padang Terus Dimatangkan Berikut Pernyataan Dari Andre Rosiade

Adapun juga doa lainnya, yaitu 

“Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabata al-ajru in syaa Allah” 

Artinya: 

“Telah hilang rasa haus, urat urat telah basah, dan pahala telah tetap, insyAllah”(HR. Abu Dawud, no. 2357)

4. Tidak Berlebihan dalam Makan Ketika Berbuka Puasa 
Berikutnya jangan makan dengan porsi yang berlebihan. Hal ini karena agama Islam sendiri, mengajarkan keseimbangan dalam makan dan minum. Allah SWT berfirman: 

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang berlebihan” (QS. Al-A’raf:31) 

5. Menyegerakan Shalat Magrib Setelah Membatalkan Puasa Serta Sebelum Makan Berat 
Nah poin ini merupakan poin yang ditunggu tunggu dan menjadi pertanyyaan. Setelah datang waktu untuk berbuka pauasa. Maka segeralah berbuka dnegan makanan ringan terlebuh dahulu. Bisa dengan memakan kurma, roti, atau cemilan terlebih dahulu. Berdasarkan hadits berikut,akan dijelaskan.

Dari Abdullah bin ABI Awfa RA, ia berkata:

“Kami pernah bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan di bulan Ramadhan. Ketika matahari terbenam, beliau bersabda kepada seseorang;”Turunkanlah dan siapkan minuman untuk kami!” Orang itu berkata: “Wahai Rasulullah, tidakkah kita menunggu hingga senja semkin gelap?” Beliau menjawab: “Turunkanlah dan siapkan minuman untuk kami! Orang itu pun menyiapkannya, lalu Rasulullah SAW meminumnya dan bersabda: “jika malam telah datang dari arah sini dan siang telah pergi dari arah sana, maka telah tiba waktu berbuka bagi orang yang berpuasa”. 
(HR. Bukhari, no. 1954; Muslim, no 1100)

6. Memberi Makan Kepada Orang Lain
Sunnah terakhir adalah Rasulullah mengundurkan memberi makanan berbuka puasa, kepada orang lain. Beliau bersabda: 
“Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa untuk berbuka, makai a mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahalanya sesikit pun” (HR. Tirmidzi, no. 807) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Baznas Yogyakarta Website

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU