Kota Padang (website/Traveloka)
Sumbar - Pemerintah Kota Padang menggelar Sosialisasi Rapat Koordinasi (Rakor yang bertema “Penguatan Smart City Melalui Aktivtas Call 122: Data Tepat, Bnatuan Cepat, Daerah Hebat:”. Kegiatan ini digelar pada hari Rabu 29 April 2026 bertempat di Aula Kantor Gubernur Smatera Barat.
Adapun tujuan dari Rapat Kordinasi (Rakor) ini adalah memacu adanya percepatan ekosistem smart city. Kegiatn yang diinsiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat ini, juga turut menghadirkan Wali KotaPadang, Fadly Amaran yang dalam hal ini bertindak sebagai narasumber utama, guna adanya berbagai keberhasilan implementasi layanan darurat yang terintegrasi.
Dalam paparan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran menjelaskan bahwa, call center 112 tidak hanya sekedar kanal pengaduan biasa saja. Akan tetapi juga sebagai tulang punggung dari sistem respons darurat di Kota Padang. Layanan ini adalah bagian inti dari Program Unggulan (Progul) Padang Sigap.
Walikota Padang menjelaskan lagi, call center 112 merupakan kanal utama yang memberi fasilitas pada berbagai macam saluran laporan lainnya. Adapun tujuannya agar tidak adanya laporan dari masyarakat yang tidak tersampaikan atau tidak terjawab.
Walikota Padang juga membahkan lagi, kunci dari keberhasilan layanan ini terletak pada 3 pilar utama. Contonhya dari segi inftrastrukur digital. Yaitu penggunaan media teknologi serta juga aplikasi yang mampu dalam mengintegrasikan adanya data aduan.
Adapun kesiapan dari Sumber Daya Manusia (SDM), adalah adanya kedipilinan operator dalam mengelola berbagai informasi. Kemduian juga lintas sektor melalui adanya kerja sama yang harmonis antara Organisai iPerangkat Daerah (OPD). Contohnya sepeti Dinas kesehatan, unsur dari TNI, Polri dan juga pemadam kebakaran.
Wako Padang menejalaksan juga, walaupun sudah berjalan secara efektif, tantangan ke depannya adalah bagaiama data aduan di masyarakat bisa dikonversi menjadi kebijakan yang nyata. Dia juga turut berkomitmen untuk semua keluhan seperti penganggaran kota, dikoneksikan denah sistem pengnanggaran kota ataupun juga Musrenbang.
Selain itu Plt. Kepala Diskominfotik provinsi Sumatera Barat, Eko Faisal menyatakan bahwa, semua kabupaten serta juga kota di Provinsi Sumatera Barat agar bisa mengadopsi serta juga turut mengoptimalkan layanan yang serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Padang.go.id