Gas air mata yang digunakan saat aksi demo (alodokter.com)
Sumbar - Saat ini semua rakyat Indonesia, di seluruh daerah melakukan demo besar besaran di depan kantor DPR RI, DPRD, kantor polisi dan brimob. Tindakan demo yang dilakukan berbagai elemen masyrakat, baik dari aliansi mahasiswa, pelajar, ojol dan masyarakat umum ini di latar belakangi atas keputusan tentang penaikan gaji DPR. Hal ini pun, menuai kontra oleh seluruh masyarakat Indonesia dan menuntut keadilan.
Baca juga: Harumkan Nama Sumatera Barat : 2 Penyuluh Agama Islam Sumbar Capai Penghargaan Nasional
Tapi di samping kegiatan demo ini, akan ada beberapa alat yang biasanya identik saat kejadiaan demo, yaitu gas air mata. Gas air mata ini kerap kali digunakan, sebagai bentuk membubarkan, menghalangi atau demonstran ketika demo terjadi. Gas air mata ini, jika terkena ke muka atau mata, maka kita akan merasakan dampaknya langsung, seperti mata perih dan lainnya. Lalu apa sebenarnya gas air mata ini? dan apa saja yang harus dilakukan ketika terkena gas air mata? Berikut penjelasannya di bawah ini.
Gas air mata merupakan suatu bahan kimia yang berbentuk cairan, cairan tersebut dicampur dengan bahan bahan lainnya, sehingga berbentuk aerosol. Ketika gas air mata ini ditembakkan ke udara, atau ke massa maka partikel soid akan tersebar ke udara, dalam bentuk kepulan asap.
Kemudian gas air mata yang ditembakkan ini, akan bekerja dengan cara membuat iritasi di selaput lender di mata, hidung, mulut dan paru paru. Di Indonesia sendiri, ada aturan dalam penggunaan gas air mata ini, yaitu diatur dalam Protap Kapolri No I/X/2010.
Baca juga: Berbagai Macam Jajanan Khas Sumatera Barat Yang Tidak Boleh Di Skip Untuk Dicoba
Jika gas air mata ini terkena ke area muka kita, maka akan mengakibatkan beberapa dampak yang akan dirasakan, yaitu di mana setelah 30 detik, mata akan berair karena sensasi terbakar, juga diikuti dengan kesulitan bernafas, sakit di dada, iritasi di kulit serta juga bisa mengakibatkan kebutaan sementara. Gejala yang ditimbulkan ini, biasanya kan hilang sendirinya setelah 30 menit.
Baca juga: Berikut Jenis Ukiran Rumah Gadang Beserta Makna Masing Masingnya
Berikut penanganan yang harus dilakukan, jika terkena tembakan gas air mata
1. Segera bilas mata menggunakan air bersih atau saline
2. Jika menggunakan softlens, segera lepaskan
3. Hindari menggosok mata, karena akan membuat luka makin parah
4. Bisa tetes pelumas (kalau ringan)
5. Jika gejala akibat gas air mata semakin parah, atau bahakn menimbulan mual dan muntah harap segera bawa ke pihak medis di rumah sakit.
6. Bila bagi penderita asma, pastikan membawa inhaler
7. Jika gejala timbul di kuli tangan, bisa olesi dengan pelembab atau krim luka bakar
Itulah beberapa hal yang harus diketahui seputar gas air mata dan cara penangnanannya. Ada baiknya bagi peserta demo untuk menerapkan ini, agar bisa terhindar dan meminimalisir segera dan tetap hati hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok/liatliatduluuu, Tiktok/ekidarehanf, Tiktok/ensipediagametech