Sumbar – Minangkabau terkenal akan keberagaman budaya, kesenian, keindahan alam nan indah, adat istiadat dan bahasa daerahnya. Berbicara soal bahasa asal daerah Minangkabau, maka yang pertama kali terlintas adalah beragamnya kosa kata di Minangkabau.
Bahkan di setiap daerah di minang, terdapat beberapa perbedaan, baik dari intonasi bahasa minang di setiap daerah, perbedaan kosa kata, dan bahkan juga terdapat5 beberapa kosa kata minang pada masa lampau, yang sudah jarang digunakan, atau didengar di zaman sekarang.
Di bawah ini akan diurai berbagai macam kosa kata dari darah Minangkabau, yang sering digunakan oleh masyarakat minang, beserta arti, cara pemakaiannya, dan contoh kalimatnya. Biar kita bisa mengetahui lebih banyak, seluk beluk dari bahasa daerah satu ini. berikut uraiannya.
1. Onde Mande
Kosa kata pertama yang akan dibahasa adalah “Onde Mande”. Pasti sebagian dari kita, baik orang asli minang ataupun orang luar Sumbar pernah mendengar kata ini. Baik secara langsung dari teman, kerabat, keluarga ataupun di film, yang memiliki nuansa minang. Lalu apa sebenarnya yang di maksud “Onde Mande “ ini?
Ungkapan “Onde Mande” ini digunakan untuk menunjukan perasaan kaget, akan suatu hal yang terjadi. Dalam Bahasa Indonesia, kalimat ini serupa dengan kata “astaga”,
“Mande” sendiri memiliki arti “ibu”. Maka jika digabungkan maka “Onde Mande” memiliki arti, “ya ampun ibu”
Dalam penggunaan dan contoh kalimatnya, misalkan saat kita terkejut akan sesuatu kejadian atau berita yang terjadi, maka kita bisa gunakan ini.
Contoh “ Onde Mandeh, baa kok mode itu?”, yang memiliki arti “ya ampun, kok jadi begini”
2. Baa kaba
Selanjutnya kosa kata “Baa Kaba, yang memilki arti “Bagaiama kabarmu?” Ini digunakan saat kita ingin menanyakan kabar seseorang baik keluarga, teman dan tetangga. “Baa” sendiri memiliki arti “bagaiamana” dan “kaba” berarti “kabar.
Contoh kalimatnya seperti ini
• “Baa kaba ama jo apa di kampuang? artinya “Bagaiamana kabar ibu dan ayah di kampung?
• Baa kaba Kawan? artinya “ Bagiamana kabarmu teman?”
3. Rancak Bana
Selanjutnya kosa kata “Rancak Bana”, yang memiliki arti :bagus, indah dan cantik. Tergantung konteks dan objeknya. “Rancak” di sini memiliki arti “cantik” sedangkan “bana” “sekali. Maka jika digabungkanakan menjadi “bagus sekali, indah sekali, cantik sekali”
Contoh kalimat dan penggunaanya, di bawah ini
• “Rancak bana pemandanganno, artinya “indah sekali pemandangannya”
• “Rancak bana pengantinno” artinya “cantik sekali pengantinya
4. Sia Tu?
Kosa kata satu ini merupakan kalimat tanya, yang menanyakan “siapa itu?”. Jika diartikan satu per satu kata, “sia” memiliki arti “siapa” dan “tu” memiliki arti “itu.
Buat contoh kalimatnya seperti di bawah ini.
• “sia tu buk?” artinya “siapa itu buk?”
• “Sia tu yang di muko pintu?” artinya :siapa itu yang di depan pintu?”
Baca juga: 6 Rekomendasi Destinasi Wisata di Dharmasraya, Berikut Ulasannya!
5. A ko?
Sama halnya dengan yang di poin 4, “A ko?” merupakan kalimat tanya dalam bahasa minang, yang memiliki arti “apa ini?” “a” di sini memilki arti “apa” dan “ko” memiliki arti “ini”
Contoh kalimatnya. “A ko yang kalian buek?” artinya “apa ini yang kalian bikin?”
6. Tambuah Ciek
Selanjutnya ada kosa kata “tambuah ciek” yang memiliki arti “tambah satu”. Konteksnya kosa kata satu ini, biasa digunakan saat kita berada di rumah makan atau restoran. Ini merupakan salah satu percakapan, yang sering digunakan saat berada di sini, yang memiliki makna, untuk meminta tambahan lauk pauk, saat makan kepada pramusaji atau karyawan restoran tersebut.
“tambuah” memiliki arti “tambah dan “ciek” artinya “satu”.
Contoh kalimatnya, seperti ini, “tolong tambuah ciek lai samba lado no ni” yang artinya “tolong tambah satu lagi sambal pedasnya kak”
7. Bilo Tibo?
Kosa kata satu ini, memiliki arti untuk mananyakan kapan seseorang datang atau sampai. “bilo” memiliki arti “kapan” dan “tibo” memiliki arti “tiba”. Maka jika digabungkan mejadi, “kapan sampai?”
Contoh kalimat, “bilo tibo bang?” artinya “kapan abang sampai? atau juga bisa memiliki arti “kapan sampainya bang?” (untuk menanyakan estimasi paket atau barang yang dikirim ke suatu tempat). Teragntung konteks, tujuan dan situasinya.
8. Lamak Bana
Kosa kata ini digunakan untuk menunjukan ekspresi atau kesan terhadap suatu masakan dan makanan yang enak, dan menggugah selera. “lamak” memiliki arti “enak” dan “bana” memiliki arti “sekali. Maka jika digabungkan menjadi “enak sekali, enak banget, lezat sekali,”
Contoh kalimatanya sepeti ini. “Lamak bana nasi Padang yang di rumah makan iko!” artinya “enak sekali nasi Padang yang di rumah makan ini!”
9. Tarimo Kasih
Hampir mirip dengan Bahasa Indonesia, kita bisa langsung menebak arti dari kosa kata satu ini, yang artinya “terima kasih”. Buat contoh kalimatnya, “tarimo kasih sadono!” artinya “terima kasih semuanya!
10. Siko Ciek
Terakhir kosa kata “siko ciek” Kosa kata satu ini, biasanya digunakan saat kita berada di angkutan umum (angkot), untuk mengatakan kepada sopir, jika kita ingin berhenti di suatu tempat, yang sudah sampai di lokasinya. Contoh kalimatnya, “siko ciek da!” artinya “turun di sini satu orang bang,” (bisa untuk lebih dari satu orang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok/baksointel_