Sederet Fakta Menarik Dari Film Kelam Malin Kundang: Sebuah Cerita Legenda Dari Ranah Minang
Sumbar - Malin Kundnag merupakan sebuah cerita legenda, dari daerah Minangkabau Sumatera Barat. Dalam ceritanya, Malin Kundang ini dikisahkan merupakan seorang anak yang tumbuh dan dibesarkan oleh ibu kandungnya di Kota Padang, Sumatera Barat. Lalu pada saat beranjak dewasa, dia meminta izin kepada ibunya untuk pergi merantau, guna mencari kehidupan yang lebih baik.
Beberapa tahun sesudah itu, Malin Kundang kembali ke kampung halamannya dan sudah sukses, menjadi seorang yang kaya raya dan membawa istrinya. Akan tetapi di sayangkan, dia tidak mengakui ibunya yang menunggu kedatangannya sebagai ibu kandungnya. Alhasil ibunya yang sakit hati mengutuk Malin Kundang menjadi batu, yang dinamakan batu Malin Kundang.
Dari cerita legenda itu tadilah, banyak produser produser film, yang mengangkat cerita legenda ini menjadi film dan ditayangkan di televisi. Bukan hanya itu saja, cerita legenda ini juga melekat di bidang pendidikan. Contohnya seperti, dimasukan ke dalam mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau (BAM), yang di mana di sana mengisahkan cerita Malin Kundang, yang durhaka kepada ibunya. Sehingga anak anak di bangku sekolah, bisa mengetahui cerita legenda tersebut, dan mengambil hikmah dan makna dari ceritanya.
Pada tahun sekarang, cerita legenda Malin Kundang ini, kembali dijadikan film, dengan sutrada filmnya yang merupakan sutrada terkenal di Indoensia, dengan mengambil judul filmnya “Legenda Kelam Malin Kundang”. Lalu apa saja hal menarik dari film Malin Kundnag versi terbaru ini.? Berikut di bawah ini, akan dijelaskan 7 fakta menarik dari film Legenda Kelam Malin Kundang
7 Fakta Menarik Dari Film Legenda Kelam Malin Kundang
1. Sinposis film
Film yang berjudul Legenda Kelam Malin Kundang ini, mengisahkan tentang seorang Alif, yang merupakan seniman lukisan mikro. Dokter mengatakan bahwa ingatannya, belum sepenuhnya pulih, setelah dia sembuh dari sebuah tragedi kecelakaan. Kemudian sang istri, memberitahu dia bahwa ibu Malin Kundang akan datang berkunjung untuk pertama kalinya.
Dikarenakan ingatannnya belum pulih pasca kecelakaan, dia tidak mengingat wajah ibu dan masa lalunya. Kemudian saat ibunya sudah datang dan Malin Kundang pun akhirnya curiga, yang datang berkunjung bukanlah ibu kandungnya.
2. Sutrada Film Terkenal di Indonesia
Fakta selanjutnya adalah, film yang diambil dari cerita legenda ini disutradari oleh sutradara terkenal di tanah air. Bagi yang pecinta film horor, maka sudah tidak asing lagi dengan dia, Joko Anwar, yang sukses membuat banyak film yang laku dan banyak peminatnya.
Baca juga: Komitmen Kota Bukittinggi Dalam Melestarikan Pencak Silat Minangkabau Di Kejuaraan Dang Tuanku VI
3. Diangkat Dari Cerita Legenda Minangkabau
Sebagaimana yang dijelaskan di awal tadi, film ini diangkat dari cerita legenda Malin Kundang, yang merupakan berasal dari daerah Minangkabau, yang durhaka. Buat film yang berjudul Legenda Kelam Minnagkabau ini, filmnya diadaptasi bebas ke dalam konteks masa sekarang, dan menceritakan hubungan kelam antara sang anak dan ibu kandungnya.
4. Dibintangi Oleh Sejumlah Aktor Ternama
Pemeran dalam film ini, diperankan oleh artis artis papan atas dan ternama, di Indonesia. Salah satu hal yang menarik, pemeran utama Malin kundang diperankan oleh artis yang juga memilki keturunan minang.
5. Gender Film
Selanjutnya gender film yang akan tayang pada 27 November 2025, memilki gender film misteri thriller psikologis. Lengkap dengan narasi yang penuh trauma, paronia dan lainnya.
6. Tokoh Utama Menagkui Sulit Dalam Memainkan Peran
Selanjutnya tokoh laki laki utama di film ini, mengakui sulit dalam memainkan perannya sebagai tokoh utama. Hal ini disampaikan saat conference yang digelar pada bulan Mei lalu.
7. Digarap 3 Rumah Produksi
Terakhir film ini digarap oleh 3 rumah produksi yaitu, Legacy Picture, Rapi Film, Rumah KNC Picture.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/CreativeHamdi