Tidak Seperti Bandara Lain Bandara di Sumbar ini Menggunakan Nama Etnik: Berikut Alasan Dibalik Pemberian Nama Bandara Internasional Minangkabau
Sumbar - Bandara yang ada di Indonesia biasanya identik dengan nama nama tokoh pahlawan nasional Indonesia. Seperti Bandara Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma dan bandara di kota lainnya, menggunakan nam nama pahlawan. Pemberian nama pahlawan pada bandaara ini, sebagai pengingat jasa dan pengorbannnya dalam merebut kemerdekaan. Akan tetapi ada hal yang unik pada bandara yang ada di Sumatera Barat. Yaitu Bandara Internasional Minangkabau, yang berlokasi di Katapiang, Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.
Banyak yang bertanya tanya mengapa bandara ini tidak diberi nama pahlawan nasional, terutama pahlawan yang berasal dari ranah Minangkabau. Sebagaimana diketahui Minangkabau sendiri memilki banyak tokoh tokoh pahlawan, yang berjasa baik dalam hal pendidikan kaum pribumi dan juga merebut kemerdekaan. Oleh karena itu, di bawah ini akan dijelaskan alasan mengapa bandara ini diberi nama etnik, bukan nama pahlawan seperti bandara lainnya. Serta juga akan dipaparkan keunikan dari bandara Internasional Minangkabau ini.
Alasan Diberi Nama Bandara Internasional Minangkabau
Sebagaimana diketahui Bandara Internasional Minangkabau ini, merupakan satu satunya bandara yang menggunakan nama etnik di Indonesia bahkan di dunia. Alasan mengapa diberi nama Bandara Internasional Minangkabau ini adalah sebagai jalan tengah dari pembentukan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Dikarenakan pada waktu pembangunan bandara ini sendiri, memiliki banyak pilihan nama yang disarankan. Antara lain seperti: Tan Malaka, Muhammad Yamin, dan Muhammad Hatta. Di mana ketiga pahlawan ini berasal dari Provinsi Sumatera Barat dan juga terkenal sebagai pahlawan nasional. Oleh sebab itu, diberilah nama Minangkabau sebagai jalan tengah pemberian nama dari bandara tersebut.
Awal Mula Pembangunan
Bandara Internasional Minangkabau ini dibangun pada 2002, dan beroperasi pada tahun 2005. Pembangunan bandara ini sebagai pengganti Bandara Tabing. Jika dari Kota Padang, maka jarak ke Bandara Internasional Minangkabau ini memiliki jarak 23 km.
Arsitektur Bangunan Unik
Arsitektur bangunan Bandara Internasional Minangkabau ini, terbilang sangat unik. Yaitu di mana memiliki arssitektur khas dan unik Minangkabau. Bandara ini berdiri di atas tanah yang memiliki luas 4,27 meter serta landasan pacu yang memiliki panjang 3.600 meter serta lebar 45 meter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok/creative_hamdi