Tilawah On The Road Secara Resmi Digelar di Kota Bukittinggi: Bertempat di pelataran Jam Gadang
Sumbar - Dalam rangka bulan suci Ramadhan, ada berbagai macam kegiatan yang dilakukan. Baik dalam bidang ekonomi, sosial, terutama pada bidang yang berunsur religi. Saat ini di sekitar kita, sedang banyak disemarakan dalam bulan suci Ramadhan berbagai kegiatan yang bersfat religi ini.
Mulai dari program Pesantren Ramadhan bagi anak sekolahan, tadarus bersama, itikaf di masjid, tausiyah baik secara online dan offline, bagi bagi bagi takjil yang diadkan oleh masyarakat, komunitas, ataupun organisais, proker Ramadhan, tilawah dan masih banyak lagi. Salah satunya, yang dilaksnakan oleh SMP IT Cahaya Hati Kota Bukittinggi, yang diselenggarakan di pedestrtian Jam Gadang Kota Bukittinggi, pada hari Rabu, 26 Februari 2026
Kegiatan ini secara resmi, juga dibuka langsung oleh Pemerintah Kota Bukittinggi. Yaitu Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis. Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota Bukittinggi, turut memberi apresiasi atas terselenggaranya Tilawah On the Road, edisi keempat dan juga konsistensi SMPIT Chaya Hati, dalam menyemarakkan kegiatan ini. Dia juga berharap agar nantinya SMPIT Cahaya Hati ini, bisa melahirkan generasi yang cinta Al -Quran
Dalam hal ini, Wawako Bukittinggi juga mengingatkan, di tahun 2026 Jam Gadang akan berusia 100 tahun serta pemerintah Kota Bukittinggi, juga akan menggelar berbagai macam agenda guna memperi 100 tahun ikon kebanggan kota ini. Pada kesempatan ini juga, Kepala Sekolah SMPIT Cahaya Hati Bukittinggi, Raudhatul Jannah, turut menyampaikan bahwa, Tilawah On The Road ini, juga mengusung tema Ramadhan Bersemi, Al -Quran di Hati, Tilawah Sampai Mati.Kegiatan ini merupakan edisi keempat. Kegiatan ini, juga merupakan bentuk syiar Al- Quran dan juga seklaigus penegasan bahwa, SMPIT Cahaya Hati merupakan wadah bagi pecinta serta penhafal AlQuran.
Baca juga: Pemprov Sumbar Gelar Rakor Dengan Pemkab Lima Puluh Kota Dalam Percepatan Pembangunan Kabupaten
Semoga dengan adanya kegiatan ini, maka sesuai yang dikatakan di atas tadi bisa lahirlah generasi peenrus yang cinta aakn Al-Quran. Serta bisa mengamalkan arti dan maknanya, dalam kehidupan mereka sehari hari. Tidak hanya ketika Bulan suci Ramadhan saja. Akan tetapi juga terus sampai kapanpun. Begitu juga harapannya, dnegan program program religi lainnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bukittinggikota.go.id