Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 10 JULI 2025 • 15:05 WIB

Memiliki Istilah “Baralek Gadang” Berikut Berbagai Macam Tradisi dan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau Yang Sakral

Memiliki Istilah “Baralek Gadang” Berikut Berbagai Macam Tradisi dan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau Yang SakralPernikahan adat minang (Doc: kemenparekraf)

Sumbar- Minangkabau memiliki begitu banyak tradisi, budaya, adat yang beragam dan kuat di setiap daerahnya. Adat dan tradisi ini, merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan dan dijaga kelestariannya. Salah satunya adalah tradisi dan prosesi dalam hal pernikahan adat minangkabau. Dalam hal pernikahan, ada begitu banyak hal yang perlu dipersiapkan baik di saat maupun sesudah pesta pernikahan. Tradisi yang ada inilah, yang menjadi daya tarik tersendiri di daerah ini.

Tradisi dan prosesi ini, dilakukan untuk menjalin silaturahmi di antara ke dua belah pihak pada sebelum dan sesudah pernikahan putra putri mereka. Lalu, apa sajakah berbagai macam prosesi pernikahan yang ada di daerah ini? berikut uraiannya di bawah.

Memiliki Istilah “Baralek Gadang” Berikut Berbagai Macam Tradisi dan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau Yang SakralBabako Babaki dalam prosesi adat Minangkabau (instagram/adefarha)

1.    Maresek
Maresek adalah prosesi pernikahan yang dilakukan di beberapa daerah atau kota di Sumatera Barat. Maresek sendiri adalah, di mana pihak keluarga wanita akan mendatangi kediaman calon mempelai pria, dengan maksud proses penjajakan. Lalu, pihak perempuan akan menilai, apakah calon mempelai pria ini cocok untuk calon mempelai wanita.

2.    Batimbang Tando
Batimbang tando atau dalam Bahasa Indonesia, “bertukar tanda” adalah benda atau harta pusaka yang memiliki nilai khusus di mata keluarga. Batimbang tando ini merupakan tanda pengikat pinangan

Baca juga: 6 Hal Ini Menjadi Alasan Rumah Makan Padang Ada Di Mana Saja: Apa Saja Ya?

3.    Mahanta siriah
Mahanta siriah atau “mengantar sirih” adalah prosesi di mana masing masing ke dua belah pihak laki laki dan perempuan, akan memberikan kabar pernikahan mereka kepada keluarga besar, kerabat dekat, niniak mamak dan pihak yang disegani atau dihormati. Nantinya, setiap orang ini, akan menerima sirih yang diberikan. Selebihnya di luar yang telah disebutkan tadi, maka akan diundang melalui undangan pernikahan yang sudah dipersiapkan.

4.    Babako babaki
Di sebagian daerah, juga terdapat yang namanya babako babaki. Prosesi babako babaki ini adalah prosesi yang dilakukan oleh pihak keluarga perempuan untuk meringankan biaya pernikahan. Biasanya, akan diberikan sejumlah uang sesuai kemampuan. 

5.    Malam bainai
Malam bainai adalah momen yang ditunggu tunggu oleh calon mempelai wanita. Malam bainai adalah pemasangan henna pada kedua tangan calon pengantin wanita, yang dilakukan pada malam hari sebelum akad nikah besok harinya.

Baca juga: Kolaborasi Antara Pemerintah Kota SawahLunto Dengan PT KAI Dalam Rangka Reaktivasi Kereta Wisata Mak Hitam

6.    Manjapuik marapulai
Manjapuik marapulai adalah tradisi menjemput calon mempelai pria, untuk menuju kediamaman calon pengantin wanita, guna melangsungkan pernikahan.

7.    Penyambutan di rumah anak daroDi beberapa daerah di minangkabau, ada prosesi penyambutan di rumah anak daro. Ini merupakan penyambutan calon mempelai pria di rumah pengantin wanita. Biasanya prosesi ini, akan diadakan dengan sangat meriah, dengan dilengkapi alunan dan alat musik tradisional serta tarian. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Studywithrena24

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Memiliki Istilah “Baralek Gadang” Berikut Berbagai Macam Tradisi dan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau Yang Sakral

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!