Sumbar - Minangkabau terkenal akan beragam macam perhiasan, yang dikenakan oleh wanita di daerah sini, saat prosesi pernikahan. Perhiasan yang digunakan pun, tampak mewah, elegan serta anggun ketika dikenakan. Tidak hanya sebatas perhiasan biasa saja, akan tetapi perhiasan ini, juga menjadi simbol wanita minang dan merupakan suatu kebanggan, saat menggunakannya. Baik ketika pesta pernikahan mereka, acara adat, festival, tarian, dan sebagainya. Berikut akan dijelaskan berbagai macam, perlengkapan pengantin di minang.
1. Perhiasan Kepala
• Suntiang
Perhiasan yang pertama, adalah suntiang. Suntiang atau “sunting”, pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Perhiasan satu ini kerap kali digunakan bagi pengantin, ataupun di acara non pernikahan. Selain itu, suntiang Minangkabau melambangkan bahwa perempuan, telah melewati masa perlaihan dari gadis, menjadi Wanita dewasa (bagi pengantin). Suntiang juga memiliki beberapa jenis dan bentuk, serta ukuran, sesuai daerah masing masing.
Baca juga: Berkunjung ke Tugu Polwan Bukittinggi : Saksi Bisu Perjuangan Kaum Wanita Minangkabau
Suntiang memiliki beberapa macam berat, mulai dari 3.5 sampai 5 kilogram, filosofi dari berat suntiang ini melambangkan banyaknya tanggung jawab, yang dipikul Wanita minang setelah menikah nanti.
• Selendang Koto Gadang
Selendang Koto Gadang, merupakan kain yang digunakan pengantin, ketika hari pernikahan, ataupun tarian.Selendang ini, memiliki makna kekayaan alam Minangkabau.
• Tingkuluak
Tingkuluak juga merupakan salah satu riasan pada kepala, yang digunakan saat acara pernikahan dan tarian. Tingkuluak ini memiliki makna harta pusaka.
• Lambak
Lambak merupakan perhiasan Wanita minang,yang menjadi pelengkap dari baju adat bundo kanduang. Lambak sendiri, memiliki beberapa bentuk model, dan yang paling terkenal adalah songket dan berikat.
Baca juga: Berkunjung Ke Perpustakaan Yang Ada Di Kota Bukittinggi: Di Mana Saja Ya?
2. Berbagai macam perhiasan tangan dan kalung
Selain perhiasan di kepala, pengantin juga menggunakan perhiasan berupa gelang dan kalung, antara lain, sebagai berikut:
• Kalung yang terdiri lima bua, lengkap dengan motif yang bermacam macam. Seperti motif rumah adat minang, kalung cekik leher dan lainnya.
• Gelang yang terdiri dari, gelang gadang, gelang kunci maniak, gelang ula dan rago rago.
• Anting bertingkat dua, yang terbuat dari emas.
• Alas kaki yang terbuat dari beludru, yang dihiasi manik manik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok/budaya.awak, Knitto