Upaya Dalam Hal Kesehatan, Kenali dan Bijak Dalam menggunakan Plastik Sesuai Penggolongannya: Berikut Uraiannya
Sumbar - Saat ini penggunaan plastik di sekitar kita, sudah menjadi hal lumrah dan barang kebutuhan sehari hari masyarakat. Seperti untuk kebutuhan kantong belanja di pasar, warung, tempat packing sampah, bungkus makanan dan lainnya.
Bahkan saat ini juga, banyak lunch box dan kotak penyimpanan, yang terbuat dari plastik. Akan tetapi, plastik sendiri memiliki beberapa penggolongan atau jenis, yang harus diperhatikan bagi kita semua. Agar terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit dan lainnya. Berikut di bawah ini, akan dijelaskan berbagai macam penggolongan plastik.
1. Polyethylene Terephthalate (PET atau PETE)
Penggolongan yang pertama Adalah, Polyethylene Terephthalate (PET atau PETE). Jenis plastik satu ini adalah bahan yang tidak tembus air, dan gas. Serta berwarna bening atau transparan. Jenis plastik satu ini, banyak digunakan untuk botol minuman dan beberapa kemasan makanan.
Baca juga: Sederet Influencer Yang Berdarah Minangkabau, Berikut Daftarnya!
Plastik jenis ini, juga sering kita jumpai namun dalam penggunaannya kita mesti hati hati, karena bahan ini disarankan hanya dipakai dalam 1 kali pemakaian. Jika dipakai berulang kali, dan terpapar air panas atau hangat, akan menyebabkan lapisan polimer ini meleleh serta mengeluarkan zat karsinogenik.
Jika sering terpapar karena pamakaian yang berulang kali, maka akan mengakibatkan iritasi kulit dan gangguan saluran pernafasan. Bahkan pada perempuan, bisa menyebbakan adanya masalah dalam hal sikus menstruasi, keguguran dan masalah kewanitaan lainnya.
2. High Density Polyethylene
Selanjtunya High Density Polyethylene (HDPE). Jenis satu ini, memiliki kerapatan molekul yang lebih tinggi, dibandingkan PET. Serta ketahanan yang lebih baik, terhadap Pelarut. Jenis ini termasuk jenis polimer yang cukup aman digunakan, karena kemampuannya, dalam menahan reaksi kimia.
Plastik jenis ini, biasanya digunakan untuk kemasan galon air, bahan kimia rumah tangga, seperti: pembersih deterjen, kosmetik dan penutih.
Baca juga: Rekomendasi 13 Objek Wisata di Pesisir Selatan, Sumatera Barat: Apa Saja Ya?
3. Polyvinyl Chloride (PVC)
Selanjutya penggolongan plastik Polyvinyl Chloride (PVC). PVC memiliki daya tahan sangat tinggi terhadap pelarut kimia, serta sulit untuk didaur ulang. Biasanya digunakan untuk industri konstruksi sebagai material pipa, pintu, jendela, pagar, kabel, dan sebagainya.
PVC mengandung DEHA sebagai bahan pelarut, yang menjadikannya bahan polimer yang paling sulit untuk didaur ulang.
4. Low Density Polyethylene
Jenis LDPE memiliki sifat mekanis, yang tembus pandang, kuat serta fleksibel, serta memiliki daya tahan,yang baik terhdap pelarutu kimia. Dikarenakan sifat tadi, bahan plastik satu ini, termasuk aman digunakan, sebagai bahan wadah makanan, yang akan kita konsumsi.
5. Polyethylene
Berikutnya jenis plastim Polyethylene (PP), yang memiliki sifat mekanis, yang mirip dengan LDPE. Akan tetapi tidak tembus pandang dan relatif lebih tahan panas dan kimia. Jenis ini banyak digunakan sebagai wadah makanan, khususnya peralatan bayi.
6. Polystyrene
Kemudian jenis plastic Polystyrene, atau yang disebut juga dengan Styrofoam. Jenis ini biasanya digunakan untuk, box penyimpanan, shipping box dan lain lain.
Selain penggolongan di atas tadi, dikategorikan dalam plastik golongan 7. Ada bebrapa jenis plastik, yang masuk dalam golongna inyaitu, Styrene acrylonitrile (SAN), acrylonitrile butadiene styrene (ABS), polycarbonate (PC) dan nylon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Website Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul