Sumbar - Sumatera Barat kaya akan kekayaan alam, objek wisata, budaya dan tradisinya yang beragam. Tidak hanya itu saja, di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera barat ini juga terdapat begitu banyak peninggalan sejarah baik berupa bangunan tua yang masih terawat, museum, kendaraan tradisional dan lainnya.
Salah satunya yang terdapat di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten ini memiliki segudang tempat bersejarah dan objek wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan, terutama bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin pergi study tour atau sekedar menambah pemahaman dan sarana pembelajaran.
Salah satu objek peninggalan sejarah yang ada di kabupaten ini adalah Bandara Gadut, yang terletak di Nagari Gaduik (Gadut) Kabupaten Agam. Bandara ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, dan digunakan untuk kepentingan mereka. Bandara Gadut ini, merupakan objek wisata ikonik dan penuh akan nilai sejarah yang ada di Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat.
Pada bulan Desember 1947, masyarakat Minangkabau akhirnya berhasil membeli pesawat Avro Anson, dengan mengumpulkan emas selama 2 bulan lamanya. Kemudian setelah pesawat ini didatangkan di Bandara gadut, pesawat tersebut diberi nomor registrasi dengan vhbb dan kemudian diubah menjadi RI 003. Pesawat Avro Anson merupakan pesawat terbang mutifungsi, yang bermesin ganda keluaran dari Inggris. Pesawat ini merupakan pesawat ke 3 yang dimiliki oleh Republik Indonesia.
Baca juga: Kota Bukittinggi Raih Juara 3 Dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQN) ke 41 Tingkat Sumbar
Akan tetapi peswat tersebut mengalami kecelakaan di Selat Malaka yang saat itu juga ditumpangi oleh Halim Perdanakusuma dan juga Iswahyudi. Kemudian saat tahun 2003, Keputusan dari pemerintah akhirnya memutuskan untuk membuat tugu replika peswat Avro Anson, yang didirikan di bekas lapangan udara gadut ini.
Kemudian untuk mengenang 2 orang yang menjadi korban tragedi pesawat Avron Anson ini, Halim Perdanakusuma dijadikan salah satu nama bandara di DKI Jakarta dan Iswahyudi dijadikan nama bandara Pangkalan TNI AU di Madiun.
Saat ini monumen pesawat Avron anson RI 003 sudah mulai terlupakan dan kondisinya yang kurang terawat. Jika ingin mengunjungi monuem ini, dari arah Pasaman kita bisa menuju sebelah kiri dari Kota Bukittinggi dan tidak jauh keberaaannya dari batas kota Bukittinggi, dengan Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Semoga suatu saat keberadaan tugu monument peswat Avron Anson ini, bisa mendapat perhatian masyarakat setempat dan bisa lebih dirawat lagi keadaannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Kaba Rantau Official