Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 20 DESEMBER 2025 • 16:01 WIB

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemko Padang Normalisasi Sungai dan Irigasi Pasca Bencana Hirometeorologi

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemko Padang Normalisasi Sungai dan Irigasi Pasca Bencana HirometeorologiIlustrasi alat berat (Freepik/freepik)

Sumbar - Bencana hidrometeorologi yang menimpa Provinsi Sumatera Barat beberapa minggu yang lalu, menyebabkan beberapa kota dan kabupaten di provinsi ini mengalami kerugian baik dari segi materil dan jatuhnya korban jiwa, hilang dan luka luka. Salah satunya Kota Padang Sumatera Barat, yang terkena dampak dari bencana ini. 

Kota Padang tidak mengalami kerugian dari segi infrastruktur, dan perumahan saja. Akan tetapi juga berdampak serius pada kondisi sungai dan jaringan irigasiyang terjadi di berbagai daerah di Kota Padang. Derasnya arus air ketika kejadian tersebut, menyebabkan adanya perubahan alur Sungai, adanya pengikisan pada tebing, dan pendangkalan akibat endapan material banjir seperti pasir, kayu, lumpur dan juga bebatuan. 

Baca juga: Kota Bukittinggi Raih Juara 3 Dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQN) ke 41 Tingkat Sumbar

Dari bencana yang terjadi tersebut, Pemerintah Kota Padang dalam hal ini juga melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penanganan dengan normalisasi aliran sungai dan irigasi agar mampu dalam menampung serta mengalirkan debit air secara optimal. 

Kegaiatan normalisasi sungai ini, dilaksanakan pada sejumlah titik strategis, di antaranya: Kampung Tanjung, Kelurahan Gunung Sarik, pada hari Jumat, 19 Desember 2025. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menyasar aliran Sungai Kuranji sampai Kawasan Batu Busuk, dan juga beberapa aliran lain, yang juga mengalami perubahan alur dan pendnagkalan pasca banjir bandang yang terjadi. 

Kegiatan normaisasi sungai dan irigasi ini, menyasar semua sungai yang ada di semua daerah baik sungai sungai besar dan irigasi yang terdampak banjir bandang. Di mana ada beberapa titik antara lain, seperti: Kecamatan Pauh, Kubu Utama Tabing Banda Gadang, Cupak Tangah, Gurun Laweh, dan lokasi lainnya yang mengalami penyumbatan saluran pasca banjir bandang ini. 

Baca juga: Tanah Datar Raih Peringkat IV Dalam MTQN ke 41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat

Dalam pelaksanaannya, menggunakan alat berat guna membersihkan material, melakukan perbaikan pada endapan, dan menata kembali tebing sungai serta juga dinding irigasi yang mengalami kerusakan pasca bencana. 

Pihak dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam hal ini turut menyampaikan, kegiatan normalisasi akan terus dilakukan secara bertahap serta berkelanjutan, pastinya dengan juga mempertimbangkan tingkat kerusakan serta juga urgensi penanganan pada masing masing wilayah yang terdampak. Semoga upaya dari Pemerintah Kota Padang dan Dinas PUPR ini, bisa terlaksana sukses dan lancar. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Padang.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemko Padang Normalisasi Sungai dan Irigasi Pasca Bencana Hirometeorologi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!