Minggu, 08 FEBRUARI 2026 • 15:23 WIB

Mengulas Masjid Bersejarah di Kabupaten Solok Masjid Tuo Kayu Jao: Cagar Budaya yang Berpadu Dengan Corak Khas Minangkabau

Author

Masjid Tuo Kayu Jao salah satu masjid bersejarah di Kabupaten Solok (website/jsni.solokkab.go.id)

Sumbar - Sumatera Barat memiliki banyak masjid masjid bersejarah dan juga tertua, yang tersebar di berbagai daerah. Bahkan masjid masjid tersebut juga menjadi wisata sejarah dan religi yang banyak diminati pengunjung, saat musim liburan. Salah satu masjid bersejarah yang ada, berada di Kabupaten Solok Sumatera Barat, yaitu Masjid Tuo Kayo. Berikut di bawah ini akan dijelaskan Sejarah di balik berdirnya masjid ini. 

Sejarah Masjid Tuo Kayu Jao 

Masjid Tuo Kayu Jao merupakan masjid yang dibangun diperkirakan pada 1599 atau sekitaran abad ke 17, sekaligus juga sebagai masjid tertua di Kabupaten Solok. Nagari tempat masjid ini berdiri sudah ada juga sebelumnya, yang juga lengkap dengan tiga unsur kepemimpinan di Minangkabau, yaitu: niniak mamak, cadiak pandai dan alim ulama. Dalam pembangunan masjid ini sendiri, ada 2 orang yang berperan dalamnya yaitu Angku Musaur dan Angku Labai. Keduanya juga dikebumikan tidak jauh dari lingkungan Masjid Tuo Kayu Jao ini. 

Baca juga: Daftar UMKM Unggulan yang Ada di Kabupaten Padang Pariaman Beserta Sentra Produksi dan Galeri UMKM

Arsitektur dari Masjid Tuo Kayu Jao 

Dari segi arsitektur masjid ini, masjid ini masih mempertahankan corak khas dari Minangkabau serta pada tatanan atapnya, terdapat sebanyak 3 tingkat yang terbuat dari ijuk dengan ketebalan 15 cm. Serta juga pada bagian permukaan yang cekung dan cocok untuk kondisi Indoneisa yang tropis, karena lebih cepat mengalirkan air ke persawahan. 

Baca juga: Catat! Daftar Rumah Sakit Rumah Sakit di Kabupaten Padang Pariaman: Serta Klinik dan Layanan Kesehatan Lainnya

Di antara tingkatan atap satu dengan atap lainnya, terdapat adanya celah yang dibuat guna pencahayaan dengan tingkatan teratas merupakan atap yang bebentuk limas. Kemudian pada bagian mihrab, ada juga bentuk yang berbeda, yaitu berbentuk gonjong seperti halnya Rumah Gadang. Corak islam juga terlihat pada bagian masing masing atapnya yang dilengkapi mustaka.

Pada atapnya disangga oleh 27 tiang, yang merupakan simbolis dari 6 suku yang ada di sekitar masjid tersebut. 
Masjid Tuo Kayu Jao ini juga sudah beberapa kali mengalami pemugaran. Salah satunya pemugaran pada salah satu tiang dan juga penggantian atap pada ijuk baru, karena sudah mengalami pelapukan. Walaupun sudah beberapa kali dilakukan renovasi, akan tetapi tidak merubah dan masih mempertahankan bentuk asli dari masjid ini. 

Baca juga: Daftar Universitas Swasta Terbaik dan Terfavorit di Kota Padang Lengkap Dengan Jurusannya: Camaba Wajib Tau Ini

Pemanfaatan Masjid Tuo Kayu Jao 

Saat ini selain dimanfaatkan sebgaai sarana ibadah, masjid ini juga difungsikan sebagai sarana Pendidikan agama buat masyarakat, dna juga menjadi slaah satu wisata religi dan wisata Sejarah yang ada di Kabupaten Solok. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tiktok/creative_hamdi, Tiktok/alua.jo.patuik0

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU