Senin, 20 APRIL 2026 • 12:26 WIB

Mengenal Walimatussafar dan Walimatul Naqi’ah Serta Tradisi Lainnya Sebelum dan Sesudah Haji! Simak Selengkapnya

Author

Suasana saat perjalanan umrah (Dokumen pribadi: Asyraf Wardatulislam Zulfikar)

Sumbar - Saat ini persiapan untuk Hari Raya Haji 1447/2026 tengah dipersiapkan. Baik oleh semua jamaah, agen penyedia keberangkatan haji, serta juga skema keberangkatan jamaah oleh pemernitah dan hal lainnya yang dirasa perlu. Tidak hanya itu saja calon jamaah yang akan benrgakat, juga akan mempersiapakn segala macam kebutuhan dan keperluan. Seperti administrasi, biaya, perlengkapan dan juga tradisi sebelum dan sesuah haji. 

Tradisi ini dilakukan guna sebagai slah satu bentuk sykuran pada calon jamaah yang disertai doa keselamatan dan kelancaran selama menjalani ibadah di tanah suci. Yaitu Walimatussafar dan juga Walimatul Naqi’ah. Berikut di bawah ini sudah dipaparkan penjelasan tentang kedua tradisi ini. Siamk selengkapnya di bawah ini 

Walimatussafar 

Pertama adalah tradisi sebelum berangkat saji yang dikenal juga dengan Walimatussafar. Walimatussafar merupakan sebuah tradisi berupa syukuran yang di mana hal ini digelar sebelum keberangkatan haji. Pada momen ini biasanya disertai juga dengan doa bersama, makan makan dan juga pembagian hadiah kepada calon jamaah. Akan tetapi secara ekspilist tidak ada dalil yang mewajiakan walimatussafar ini digelar, dan lebih ke kebiasaan masyarakat. 

Baca juga: Gelar Pertemuan Dengan PT. Hutama Karya: Pemkab Padang Pariaman Perjuangkan Peluang Rest Untuk UMKM di Pemerintahannya

Doa Khusus Buat Calon Jamaah Haji 

Berikutnya juga terdapat doa buat calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci. Hal ini sangat dianjurkan untuk kita mendoakan mereka yang akan berangkat. Salah satu doa yang bisa dibacakan asebagai berikut:
“Zawwadakallahultaqwa wa ghafara dzanbaka wa yassara laka al khaira haitu ma kunt”

Artinya: Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkan bagimu kebaikan di mana saja engkau berada (HR. Trimidzi, no 3444, shahih) 

Ziarah Kubur 

Terakhir bagi calon jamaah juga dianjurkan uat melakukan ziarah kubur dan juga sesuai dengan sunnah Rasulullah. Berikut sabdanya

Baca juga: KAI Divre II Sumbar Optimalkan Penggunaan BBM Buat Mobilitas Masyarakat! Simak Selengkapnya

“Berziarahlah ke kubur, karena ia akan mengingatkan kalian kepada akhirat (HR. Muslim, no 977)

Setelah serangkaian ibadah haji sudah ditunaikan dan jamaah sudah kembali ke tanah air. Maka ada tradisi atau kebiasaan yang biasanay juga kerap dilaksakan oleh mereka yang sudah pulang dari ibadah haji ini. Berikut uraiaannya 

1. Walimatul Naqi’ah 

Yaitu tradisi Wlaimatul Naqi’ah, yang merupakan tradisi atau acara tasyakuran sebagai bentuk dari rasa syukur atas sudah kembalinya dari tanah suci. Pada acara ini biasanya juga terdapat jamuan makan makan , mempererat lagi tali silaturahmi dnahuungan antar sesama. Tradisi ini memilki beberpaa tujuan, berikut uraiannya.

Tujuan Walimatul Naqi’ah 

• Bersyukur kepada Allah SWT atas keselamatan serta kesempatan untuk menunaikan haji 
• Menguatkan lagi hubungna sosial 
• Menghidupkan lagi smenagat menjaga kemabrruan hjai 
• Memadukan ajaran agama dan juga budaya lokal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Website Asia Tour

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU