Ilustrasi tanah (Freepik/freepik)
Sumbar - Beberapa hari yang lalu warga Nagari Situjua Batua Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota dihebohkan dengan munculnya fenomena sinkhole atau juga disebut dengan tanah yang tiba tiba tiba berlubang. Fenomena ini tepatnya terjadi di area persawahan warga sekitar.
Bercermin dari timbulnya fenomena ini, pihak dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia Provinsi Sumatera Barat menjelaskan bahwa, adanya sinkhole yang terjadi ini berkaitan juga dengan faktor geologi yang di mana kebanyakan terdapat batu karst dan jiga sistem sungai yang ada di bawah tanah. Adapun kemungkinan kemunculan sinkhole ini adalah satuan batuan karst atau adanya batu kapur.
Baca juga: Mengenal Dadiah: Youghurt Tradisional Asal Minangkabau
Pihak dari IAGI juga menambahkan bahwa, pada sisi geologis di Kawasan Situjuah Batua ini, terdiri atas batuan gunung dan uga perbukitan karst, yang di mana memiliki sistem sungai bawah tanah. Di mana pada bagian batuan karst, proses pelarutan batu gamping oleh air bisa menyebabkan terbentuknya berupa rekahan serta rongga di bawah permukaan tanah.
Sampai berita ini diturunkan, Kawasan kemunculannya Sinkhole ini masih terus terjadi. Oleh sebab itu juga, dari pihak berwajib yaitu Badan Peanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat menghimbau untuk semua warga sekiatr agar menjauh dan tidak mendekati area kemunculan Sinkhole ini.
Dalam laporannya, Komandan Regu Tim Redaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota, Alexandra menyatakan, daerah terjadinya sinkhole ini sudah diberikan garis polisi, guna mengantisipasi adanya pergerakan pada tanah. Pihak dari BPBD juga sudah melaksnakan pendataan tahap awal, lubang atau Sinkhole tersebut. Lubang Sinkhole ini, memiliki dimensi panjan g 10 meter, lebar 7 meter, dan kedalaman sampai 5,7 meter.
Baca juga: 3 Sekolah Tertua di Provinsi Sumatera Barat! Apa Saja Ya?
Selain itu pihak dari Badan Riset dan Inovasi Nasioanl (BRIN) Purna Sulastya Putra selaku peneliti dari BRIN, juga turut mengingatkan masyarakat agar tidak mendekat, tetap hati hati dan juga waspada agar tidak mendekat pada kwasan Sinkhole ini. Hal ini dikarenakan, posisi amblasnya tanah masi berpotensi atau masih bisa terjadi. Dia menambahkan bahwa, kondisi wilayah tempat kemunculan Sinkhole ini merupakan daerah dengan batuan yang midah terosi oleh air. Sehingga hal ini juga memungkinkan terbentuknya gua dan juga Sungai bawah tanah
Dengan adanya beberapa pendapat dari ahli dan pihak berwajib sudah memberi garis polisi di daerah munculnya lubang, diharapkan semua masyarakat tidak mendekati lagi kawasan tersebut, sampai adanya tindakan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan