Ilustrasi jalan (freepik/onlyyouqj)
Sumbar - Kelancaran arus kendaraan saat masa mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri, menjadi salah satu penunjang bagi pemudik. Operasional jalan yang baik dan arus lancar, akan membuat mobilitas menjadi nyaman dengan memastikan keamanan diri sendiri dan juga keluarga. Hal ini juga yang dirampungkan oleh Pmeerintah Provinsi Sumatera Brat, bersama pihak pihak yang terlibat.
Sebagaimana diketahui pascabencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumbar, pada bulan November 2025 lampau mengakibatkan banyaknya infrastruktur dan banguna yang rusak di daerah ini. Salah satunya jalur penghubung antara Padang – Bukittinggi, dan jalan penghubung lainnya. Hal ini mengakibatkan akses menjadi terhambat, sampai proses rekonstruksi sudah selesai nantinya.
Dalam menyikapi akan adanya mudik lebaran mendatang, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) menyatakan bahwa, Jalur Lembah Anai akan dibuka selama 24 jam. Terhitung dari H-10 lebaran samaai H+ 10 lebatan mendatang.
Hal ini dikonfirmasikan Langsung oleh, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)m Elsa Putra Friandi, pada Jumat, 6 Maret 2026. Sebagaimana diketahui juga, jalur Lembah ANai ini, pada sebelumnya menggunakan sistem buka tutup. Guna proses rekonstruksi jalan.
Baca juga: Catat! Daftar SPBU Terdekat di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam: Pemudik Wajib Tau
Pada saat yang sama juga Ketua BPJN bersama Kasatker Wilayah I, Andi Mulia Rusli serta Kasatker Wilayah II, Masudi melakukan pemantauan langsung pekerjaan jalan. Hal ini dalam rangka memastikan adanya kesiapan jalan menjelang arus mudik lebaran 1447 H.
Walaupun akan dibuka 24 jam dari H- 10 lebaran sampai H+ 10 nanti, jenis kendaraan yang diperbolehkan melewati Jalur Lembah Anai Adalah, kendaraan roda dua dan roda empat. Sedangkan buat roda enam dan di atasnya, belum bisa diizinkan untuk melewati jalur tersebut. Selain itu, BPJN Sumbar juga akan menyiagakan 3 alat berat, yang berada nantinya di Lembah Anai ini, guna untuk mengantisipasi adanya hal darurat.
Semoga dengan adanya kebijakan ini, maka akan memperlancar arus mudik. Baik yang dari arah Bukittinggi – Padang, ataupun arah sebaliknya. Diharapkan juga semua pemudik agar dapat mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan selama di perjalanan arus mudik mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan