Sabtu, 25 APRIL 2026 • 12:55 WIB

Sebanyak 1000 KK di Kabupaten Solok Sumbar Mengundurkan Diri Dari Penerima Bantuan Sosial Karena Mampu

Author

Ilustrasi pemberian bansos (Freepik/rawpixel.com)

Sumbar - Saat ini pemerintah giat menyalurkan bantuan sosial, sebagai salah satu komitmen pada adanya kesejahteraan dalam hal ekonomi masyarakat yang kurang mampu. Di mana bantuan sosial ini disalurkan kepada setiap Kartu Keluarga (KK) yang dinilai kurang mmapu secara ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 

Dalam pelaksanaannya juga terdapat penilaian dan survey pada penerima bansoso ini. Mana yang layak menerima. Jikalau dinilai mampu, maka bansos ini tidak diberikan atau diterima. Hal ini juga yang dilakukan oleh sebanyak 1000 Kartu Keluarga yang ada di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sebanyak 1000 KK ini, menolak dan mengundurkan diri sebagai penerima bantuan sosial. Hal ini dikarenakan mereka merasa mampu. 

Dalam hal ini kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desmalia Ramadhanur menyatakan bahwa, mereka 1000 KK ini memilih untuk memgundurkan diri sebagai penerima bantuan ini. Karena merasa mampu dan merupakan dari inisiatif sendiri. 

Baca juga: Pasca Viralnya Rombongan Pejabat Berfoto di Jalur Rawan Sitinjau Lauik Sumbar: Tim Pengawal dari Polisi Diperiksa

Dia menjelaskan juga bahwasanya pada beberpaa hari lalu, Dinas Sosial dan juga bersama dengan pihak BPJS Kabupaten Solok, berhasil merapikan semua data penreima bantuan sosial di Kabupaten Solok. Dari hasil data tersebut, didapatkan kurang 1000 KK yang ada di kabupaten ini memilih untuk memgundurkan diri sebagai penerima manfaat. 

Dia juga menambahkan bahwa, Kabupaten Solok menjadi kabupaetn/kota dengan adanya capaian tertinggi di tingkat kabupaten/kota/ secara nasional. Tidak hanya itu saja, adanya hal ini juga didorong karena adanya kesadaran secara ekonomi, dan juga penempatan labelisasi di rumah keluarga penerima manfata ini (KPM) bansoso guna memastikan adanya transparansi serta ketepatan pada sasaran bantuan sosial di wilayah kabupaten. 

Baca juga: Kabupaten Agam Siapkan 2 Ekor Sapi Kurban Prabowo untuk Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026

Adapun labelisasi ini sebagai bentuk pemerintah guna merapikan data agar bantuan mejadi tepat sasaran. Pemkab Solok mulai memasang label keluarga penerima bantuan sosial ini pada hari Kamis, 23 April 2026. Tahapan awal pemasangan label ini dilaksanakan di Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung. 

Dia menyatakan bahwa berdasarkan data dari Dinas Sosial Kabupaten Solok, terutama  di kecamatan Kubung mencatat 1.700 rumah penerima bansos. Buat Nagari Kotobaru tercatat 435 rumah yang terdata serta akan juga dipasangi label. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU