Minggu, 26 APRIL 2026 • 19:15 WIB

Dalam rangka HKBN 2026 Kota Payakumbuh Lakukan Uji Kesiapsiagaan Personil Lintas Instansi

Author

Ilustrasi terkait berita (Freepik/pressfoto)

Sumbar - Dalam rangka peringatan Hari kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), Kota Payakumbuh menggelar Apel dan Gladi kesiapsiagaan Bencana Alam. Kegiatan yang diikuti 125 personil yang tergabung dari berbagai instansi serta juga relawan kebencanaan se Kota Payakumbuh ini, digelar pada Minggu 26 April 2026 di samping Jembatan Surabaya, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Batang Agam, Kota Payakumbuh

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, yang dalam hal ini melalui Wakil Wali kota Elzadaswarman mengatakan bahwa, kesiapsiagaan tidak hanya sekedar slogan saja. Akan tetapi sebagai bentuk dari antispasi serta juga respons efektif yang harus dibangun sejak dini. Dia juga menyatakan bahwa detik detik awal saat bencana merupakan penentu antara hidup atau mati. 

Dia juga turut mengingatkan Indonesia merupakan negara dengan punya resiko bencana tinggi kedua di dunia. Hal ini berdasarkan dari The World Risk Report 2023, yang menyatakan bahwa negara dengan indeks kerentanan tinggi,yang ada di peringkat atas dan Indonesia menempati posos ke 193.

Baca juga: Pemprov Sumbar Pilih Nagari Toboh Gadang Barat Kabupaten Padang Pariaman Jadi Nagari Creative Hub

Dia berpendapat bahwa Kota Payakumbuh juga termasuk daerah yang rawan bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu gladi kesiapan bencana kali ini dirancang guna menguji 3 hal. Yaitu ketangkasan personel, koordinasi lintas instansi dan juga kelaikan peralatan.

 Wako Payakumbuh, Elzadaswarman juga meminta agar semua peserta menganggap gladi ini merupakan suatu latihan kesiapiagaan bencana sebagai situasi yang nyata. Dia juga menghimbau agar semua masyarakat agar tidak menyerahkan urusan kesiapsiagaan kepada pemerintah. Akan tetapi peran dari keluarga juga harus mempunyai rencana evakuasi yang mandiri. 

Baca juga: Pascabencana Tahun Lalu Pemkab Padang Pariaman Gelar Goro Akbar pemulihan infrastruktur

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai itu, tidak hanya sebagai seremonial saja. Setelah Apel selesai, semua peserta mengikuti gladi penanganan darurat yang melibatkan pulihan kendaraan nasional. 

Termasuk juga 2 unit motor trail dan juga satu Damkar, 2 unit motor patrol Dinas Perhubungan. Semua peserta apel dan gladi ini, diwajibkan juga memakai pakaian sesuai dengan ketentuan masing masing. Seperti PD ataupun kaus oranye untuk KSB. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita.payakumbuhkota.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU