Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 18:13 WIB

Mengenal Pupuik Sarunai: Alat Musik Tradisional Minangkabau

Mengenal Pupuik Sarunai: Alat Musik Tradisional MinangkabauRagam kesenian alat musik Minangkabau (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Sumbar - Minangkabau kaya akan keberagaman kesenian dan budaya lokal, yang penuh akan keindahan, makna dan keselarasan. Hal ini juga lah yang menjadi daya tarik tersendiri, bagi wisatawan dalam dan luar negeri. Berbicara soal kesenian yang ada dari daerah ini, pastinya beraneka ragam, mulai dari kesnian musik, tari, randai dan sebagainya. 

Salah satu alat musik tradisional dari Minangkabau adalah Pupuik Sarunai. Pupuik sarunai adalah alat musik tradisional minang, yang bentukannya hampir menyerupai seruling, namun ukurannya lebih kecil. Berikut di bawah ini, akan dijelaskan lebih dalam tentang alat musik tradisional yang satu ini. 

Baca juga: Mengenal Heatstroke Serangan Panas Yang Berbahaya: Simak Tanda tanda dan Penanganannya

Pupuik Sarunai 

Pupuik Sarunai adalah alat musik tradisional Minangkabau, alat musik ini biasanya sering disebut dengan nama serunai atau puput serunai. Kata “pupuik” sendiri, memiliki arti bagian kecil tempat meniup, dan sarunai merupakan suatu hal yang merujuk pada instrument secara keselurahan. Jika dimainkan, maka Pupuik Sarunai ini, akan mengeluarkan suara yang merdu dan sudah menjadi bagian penting dalam tardisi adat dan hiburan di Minangkabau. 

Baca juga: Dikukuhkan Menjadi Pahlawan Nasional Berikut Pemaparan Singkat Sosok Rahmah El Yunusiyyah: Perempuan Asli Minangkabau Pelopor Pendidikan Perempuan

Alat musik Pupuik Sarunai ini, memiliki bentuk yang panjang dan ujungnya yang melebar seperti corong. Alat musik ini memiliki beberapa bagian utama yaitu: puput atau corong tiup, batang yang berlubang yang memiliki fungsi sebagai penata nada, dan ujung yang melebar sebagai memperbesar resonansi suara. Bagian badan alat musik ini, terbuat dari bambu ataupun kayu ringan, dan corongnya terbuat dari tanduk kerbau, kayu gabus ataupun bahan alami lainnya. 

Pada bagian batang nada, biasanya dilubangi dengan sebanyak empat bagian, yang memiliki fungsi mengatur tinggi rendahnya nada. Memiliki uruan yang relatif kecil, yaitu sekitar 20 cm untuk batang utama serta tambahan 10-12 cm, untuk bagain corong alat musik. 

Baca juga: Kiat Sosialisasi Pemko Padang Soal Perda Trantibum Baru: Berikut Selengkapnya

Alat musik Pupuik Sarunai ini, menghasilkan nada yang kha dan sederhana. Biasanya bisa menghauslakn lima nada pokok, yaitu: do, re, mi, fa, dan sol. Walupun begitu, alat musik ini, memiliki keunikan tersendiri, yaitu nyaring namun tetap lembut. Sehingga alat music ini, cocok dipakai sebagai pengirng upacara adat, dan pertunjukan seni tradisonal di Minangkabau. 

Alat musik ini biasanya memiliki peran penting, dalam kehidupan masyarakt minang. Contohnya dalam acara adat pernikahan, pelantikan penghulu, dan acar acara adat lainnya. Alat musik ini juga dipakai sebagai pengiring kesnian tradisional, seperti tarian pertunjukan lainnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tiktok/alua.jo.patuik0

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Pupuik Sarunai: Alat Musik Tradisional Minangkabau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!