Ilustrasi jalan (freepik/onlyyouqj)
Sumbar - Saat ini berbagai macam perbaikan jalan rusak di berbagai daerah di Provinsi Sumatera Barat tengah dilaksanakan. Baik yang sudah rampung maupun yang masih dalam proses. Seperti halnya jalan yang mengalami kerusakan di 2 wilayah. Yaitu di ruas jalan Manggopoh – Padang Luar, Kabupaten Agam. Serta juga Sungai Landia, kecamatan IV Koto. Dalam hal ini, juga termasuk adanya titik titik rawan.
Di mana pada perbaikan jalan ini, Pemerintah provinsi Sumatera Barat mengalokasikam dana sebesar 20 miliar. Dalam hal ini dana sebanyak 20 miliar tersebut, dibagi dalam hal perbaikan kedua jalan ini.
Sebesar 6 miliar akan digunakan buat perbaikan ruas jalan di Simpang Gudang Manggopoh sampai dengan Lubuk Basung.
Dalam hal ini sedang dalam proses tender. Kemudian buat sebagian dan yang tinggal lagi, yaitu 14 miliar akan dimanfaatkan untuk perbaikan jalan yang mengalami dampak bencana longsor serta juga amblas di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto.
Baca juga: Dapat PR Bikin Descriptive Text: Berikut Strukturnya
Adapun pelaksanaan penanganan serta juga perbaikan rutin ruas jalan, dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) III Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat.
Pada ini juga, termasuk dalam hal penambalan serta juga perbaikan pada beberapa jembatan, yang ada di Kawasan Lubuk Alung, kabupaten Agam.
Diketahui juga buat ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh sampai padang luar ini, mempunyai panjang 69,43 km. Ini juga salah satu jalur yang strategis yang ada di Kabupaten Agam Sumbar Gubernur Provinsi Sumatera Barat, mahyeldi Ansharullah juga menjelaskan bahwa Pemeprintah provinsi Sumatera Barat, juga turut berkomitmen dalam hal meningkatkan adanya kualitas pada infrastruktur jalan, guna dalam hal memperkuat konektivitas antar wilayah serta juga mendukung adnaya pertumubuhan pada ekonomi masyarakat.
Baca juga: Coffe Shop Lengkap Dengan Photobox di Kota Bukittinggi! Mana Tempat Favorit Kamu?
Semoga proses perbaikan kedua jalan ini bisa segera rampung, dengan adanya kerjasama yang baik. Baik dari pihak pemernitah, pihak terlibat dan juga unsur masyarakat. Sehingga dengan adanya jalan yang sudah diperbiki bisa memeprmudah dan memperlancar mobilitas masyarakat nantinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan