Rabu, 16 JULI 2025 • 13:47 WIB

Mengenal Randai: Kesenian Asli Minangkabau Yang Unik dan Harus Dijaga Kelestariannya

Author

Penampilan Kesenian Randai (isi-padangpanjang.ac.id)

Sumbar - Minangkabau kaya akan keanekaragaman kesenian tradisonal baik berupa tarian, nyanyian, dan lainnya. Tidak hanya itu, di daerah sini juga terdapat alat musik tradisional yang beragam, seperti: talempong, saluang, bansi, tambua dan lainnya. Salah satu kesenian yang unik di daerah ini adalah randai. Berikut akan dipaparkan sccara detail tentang kesenian ini.


1.    Pengertian Randai

Randai merupakan kesenian yang menggabungkan antara seni drama, suara, tari, serta musik sehingga menghadirkan pengalaman budaya yang unik. Dalam sistem pertunjukannya, randai dilakukan dengan berkelompok, dan membuat lingkaran. Nantinya, semua pemain akan melangkahkan kaki perlahan sambil menyampaikan cerita melalui nyanyian  secara bergiliran. 


2.    Asal Usul Serta Unsur Randai

Kesenian randai Berawal dari masyarakat daerah Pariangan, Kota Padang Panjang. Kesenian satu ini, menjadi ciri khas Minangkabau, dikarenakan hanya dipertunjukan oleh masyarakat asli minang. Cerita selama pertunjukan randai ini penuh akan kearifan lokal dan nilai nilai tradisonal. 

Baca juga: Ditlantas Sumatera Barat Adakan Operasi Patuh Singggalang 2025: Berikut Hal Yang Harus Dipatuhi


3.    Pementasan Randai

Randai memiliki 1 sampai 3 pemain utama dan dilengkapi dengan beberapa pemain pendukung. Juga perlu dipersiapkan 2 orang, yang satu sebagai tukang goreh, tugasnya mengatur tempo dengan menggunakan teriakan khasnya. Serta satu lagi sebagai janang, yang memberikan keselarasan dalam gerakan pertunjukan kesenian ini. 


4.    Fungsi dan Durasi

Randai tidak hanya sebatas kesenian biasa, akan tetapi dalam pertunjukannya, kaya akan nasehat, dan pesan kepada penonton. Randai ini, biasanya ditampilakn selam 1 sampai 5 jam, atau bisa lebih dari 5 jam. Sehingga bisa memberikan pengalaman yang mendalam, dan berkesan bagi penontonnya. 

Baca juga: Melihat Keindahan Pulau Pagang: Destinasi Wisata Pilihan Bagi pecinta Pantai


5.    Ciri Khas Kesenian Randai

Seperti yang dijelaskan di atas tadi, kesenian ini membawa kearifan lokal Minangkabau, semua pemain akan menggunakan bahasa minang, lengkap dengan puitisasi prosa serta lirik lirik pantun. Randai dilakukan di alam terbuka, tanpa panggung,  menciptakan pengalaman dan suasana akrab kepada penonton. 


6.    Karakter dan Suara

Bagian penting serta yang menjadi unik dalam pertunjukan ini adanya teriakan khas dari tukang goreh, dalam mengatur tempo, suara tepuk tangan, kaki serta hentakan. Tidak lupa juga dengan, kostum dan riasan yang digunakan pemain. 


7.    Penyimpangan tradisi

Walaupun saat ini perkembangan teknologi semakin berkembang dan membuat masyarakat, khususnya anak muda lebih tertarik dengan hal ini. Kesenian randai harus tetap dijaga kelestariannya. Agar tetap bisa dinikmati oleh banyak orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tiktok/aditya.ranandi

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU