Daftar Takjil di Bawah Ini Wajib dicoba Jika Merayakan Bulan Ramadhan di Ranah Minang: Mana Menu Favoritmu?
Sumbar - Salah satu hal yang dirindukan oleh perantau minang saat di perantauan ataupun ynag akan berpulang ke kampung halaman, adalah merasakan berbagai macam kuliner khas dari daerah sini. Bagaimana tidak cita rasanya yang khas dan aneka ragamnya, sudah pasti akan menggugah selera siapa saja yang nencicipinya. Terutama saat menunggu waktu berbuka puasa, maka bebruru takjil adalah momen yang sangat dinantikan.
Karena pada momen ini, berbagai macam kuliner khas dan cemilan akan diperjual belikan sebagai takjil. Buat harganya juga cukup terjangkau, dan berbagai minuman dan makan khas siap untuk dipiih. Berikut di bawah ini akan dipaparkan macam macam takjil khas dari Sumatera Barat, yang wajib dicoba jika berkunjung ataupun menghabiskan waktu bulan suci Ramadhan di ranah minang.
Macam Macam Takjil Khas Minangkabau
1. Kue Pukis
Pertama adalah kue pukis. Ini merupakan salah satu menu takjil yang dipastikan selalu ada dan wajib dicoba. Pukis ini merupakan pengaruh dari kuliner khas dari Belanda dan sudah menjadi budaya, terutama di Sumatera Barat. Dalam pembuatanya, kue pukis ini menggunakan tepung terigu, santan, gula, ragi roti serta telur yang menghasilkan tekstur empuk serta aroma khas saat dipanggang. Kue pukis ini dalam penyajian biasanya ditambah dengan topping seperti coklat, keju, kacang sampai meses. Kue ini memiliki cita rasa manis dan lembut.
2. Lamang Tapai
Berikutnya adalah lamang tapai, siapa yang tidak kenal dnegan makanan khas satu ini. Bahkan di minang, membuat lamang ini sudah menjadi tradisi rutin, setiap menyambut bulan suci Ramdhan. Yaitu “tradisi malamang”. Lamang sendiri memilki cita rasa perpaduan antara manis serta asam.
Makanan ini terbuat dari ketan yang dimasak, menggunakan ruas bambu serta santan. Kemudian akan dimasak smapai matang. Lamang ini menghasilkan aroma khas, karena dibungkus menggunakan daun pisang. Kita bisa menemukan lamang ini di berbagai pusat kuliner, ataupun pasar pabukoan. Terutama pasar pabukoan, yang menjual aneka ragam makanan tradisional. Maka menjadi hal mudah untuk menemukan makanan satu ini. Makanan ini juga kerap disajikan saat pesta adat, atupun pernikahan di Minangkabau.
Baca juga: Rekomendasi Spot Ngobuburit Asik yang Ada di Kota Paykumbuh: Puasa Sambil Healing kecil Kecilan
3. Sala Lauak
Di urutan ketiga adalah makanan yang berasal dari Kota Pariaman, yaitu sala lauak. Sala lauak merupaan makanan yang berbentuk bulat dan berwarna oren. Buat adonannya, terbuat dari ikan yang sudah dihaluskan, tepung beras, ditambahi bumbu,penyedap serta bawang bawang dan kemudian digoreng.
Sala lauak ini memiliki tekstrur yang renyah ketika digigit pada bagian luar dan dalamnya sedikit kenyal. Selain diperjual belikan saat bulan Ramadhan, makanan satu ini juga mudah ditemukan di pasar pasar tradisional dan di tempat sarapan pagi
4. Onde onde
Onde onde menjadi menu wajib berikutnya, yang harus dicoba. Beberapa daerah di luar Sumbar, kue ini biasanya dikenal dengan sebutan klepon. Onde onde berwarna hijau pandan, dan di sekelilingnya ditaburi dnegan parutan kelapa, serta pada bgain dalamnya, ditambahi dengan gula merah cair. Saat dicicpi, makanan ini terasa gurih, lembut dan ditambah manis yang berasal dari gula merah ciar yang ada di dalamnya.
5. Lapek bugih
Lapek bugih menjadi menu selanjutnya, yang bisa menjadi pilihan. Lapek sendiri di minang memiliki banyak varian dan isi yang bermacam macam. Mulai dari pisang, sarikaya dan lainnya. Lapek bugih sendiri merupan varian lapek yang terbuat dari tepung ketan, dibungkus menggunakan daun pisang dan kemudian dikukus. Memiliki cita rasa yang gurih manis, dan juga legit.
Selain 5 di atas, masih banyak lagi makan a tradisional khas Mnnagkabau yang wajib untuk dicoba, jika berkunjung ke berbagai daerah di minnag, baik dari makanan sampai minumnnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Website West Sumatra360.com