Kebakaran Pasar Silungkang Kota Sawahlunto (Damkar Sawahlunto)
Sumbar - Pasar Silungkang yang berada di Kota Sawahlunto, mengalami kemalangan, berupa musibah kebakaran yang terjadi pada dini hari, Sabtu, 9 Agustus 2025. Musibah kebakaran itu, terjadi tepatnya pada pukul 01.30 WIB.
Pada awal mula terjadi kebakaran, diketahui oleh warga sekitar, dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan Damkar Kota Swahlunto. Hal tersebut, dibenarkan oleh Afrizon selaku Kasatpol PP dan Damkar Kota Sawahlunto.
Dalam pernyataannya, dia mengatakan bahwa, pihaknya mendapat laporan saat kobaran api membesar, dan dari situ, pihaknya menugaskan 30 personil dan 5 unit mobil Damkar, untuk bertugas di lokasi kejadian. Lima unit mobil Damkar tersebut, berasal dari beberapa posko Damkar, antara lain: tiga unit dari posko induk, satu unit dari posko Talawi, satu unit dari posko silungkang.
Semua petugas Damkar tersebut, berusaha memadamkan api, selama kurang lebih tiga jam. Kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan total, tepatnya di pukul 04.30 WIB. Setelah itu, semua petugas, memastikan kembali, tidak adanya titik api yang masih menyala di lokasi Pasar Silungkang.
Petugas Damkar juga mengatakan, selama proses perjuangan pemadam api, adanya aliran listrik yang masih aktif, di lokasi kejadian, juga menjadi tantangan sekaligus risiko yang dihadapi petugas Damkar, yang bertugas waktu itu.
Dari hasil pemeriksaan, kebakaran ini, tidak hanya menghanguskan kios kios pedagang, tetapi juga beberapa kantor dan fasilitas layanan publik lainnya. seperti: ruang rapat Kopinkra, ruang pelatihan, BPR Gajah Tongga, bangunan PAUD dan Gudang. Serta juga sepuluh petak toko terbakar, yang berada di lantai 2 Pasar Silungkang.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Silungkang, Kota Sawahlunto tersebut. Saat ini, masih di dalam tahap pemeriksaan oleh pihak berwajib, untuk ditemukan titik terang penyebab terjadi kebakaran di Pasar Silungkang ini.
Adanya kejadian ini, bisa menjadi pembelajaran buat kita semua, untuk lebih berhati hati, teliti dan waspada lagi terhadap hal hal, yang bisa beresiko menimbulkan kebakaran. Ada baiknya juga, disetiap rumah dan bangunan apapun, terdapat Alat pemadam Api, atau APAR. Sebagai salah satu, alat untuk jaga jaga, jika terjadi kebakaran.
Serta kepada masyarakat, ada bagusnya, diberikan edukasi, dalam menangani api dan cara menjinakannya. Semoga kejadian serupa, tidak terulang lagi, dan semua pedagang yang terdampak, bisa mendapat bantuan tempat baru untuk sementara, dan melakukan kegiatan jual beli, seperti semula.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan