Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 18:02 WIB

BPK Wilayah III Sumbar Gelar Satu Ranah Budaya: Tunjukan Ragam Kesenian dan Budaya di Minangkabau

BPK Wilayah III Sumbar Gelar Satu Ranah Budaya: Tunjukan Ragam Kesenian dan Budaya di Minangkabaunuansa Minangkabau (Dokumen pribadi: Asyraf Wardatulislam Zulfikar)

Sumbar - Balai Pelestarian  Kebudayaan (BPK) Wilayah III, Provinsi Sumatera Barat mengadakan event Satu Ranah Budaya (Sabudaya) yang berlokasi di Lapangan Cindua Mato Batusangkar pada hari Sabtu, 01 November 2025.  Dalam event ini berbagai macam kesenian asli Minangkabau, bazar UMKM, pameran budaya, permainan tradisonal sukses ditunjukan, dengan dimeriahkan juga oleh Diva Aurel sebagai guest star, serta group music etnik Minangkabau lengkap dengan konsep modern jaguank. 

Event ini dihadiri juga oleh sejumlah pihak, Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra, S.E, MM, Ketua DPRD Anton Yondra S, MM, Direktur Sejarah dan Pemuseuman Kementrian Kebudayaan RI Prof. DR. Agus Mulyana, M.Hum, Kadis Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, DR.H. Jefrinal Arifin, S.H, MSi, Kapolres Tanah Datar, Kasdim 0307 Tanah Datar Tanah Datar dan Kepala BPK Wilayah III Sumbar Nurmatias, Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, anggota DPRD Sumbar Roni Dt.Bungsu, Wabup Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, S.E, Ketua GOW DwinandaAhmad Fadly, Kadis Parpora Tanah Datar, Riswandi serta tamu undangan lainnya. 

Baca juga: Partisipasi Kota Payakumbuh DalamAjang FEKDI dan IFSE 2025: Guna Wujudkan Penguatan Smart City

Pada momen yang membanggakan ini, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E, MM turut mengungkapkan apresiasi dan rasa bangganya terhadap Kabupaten Tanah Datar, atas terpilihnya kabupaten ini untuk menggelar suatu acara yang bertajuk Sabudaya dengan berbagai macam penampilan seni Minangkabau serta bazar UMKM. Di mana dipilih langsung oleh Kementrian Kebudayaan RI. 

Dia menambahkan juga bahwa, event Sabudaya yang digelar di Batusangkar ini sesuai dengan historis Batusangkar, sebagai ibukota Kabupaten Tanah Datar, yang memiliki julukan kota budaya, oleh Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1985. Pada kesempatan yang sama juga, dia memaparkan Batusangkar yang dijuluki sebagai Luhak Nan Tigo, karena merupakan daerah tertua menurut adat dan budaya Minangkabau, dan di sini juga lahir falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabbullah. 

Baca juga: Tingkatkan Kebersihan dan Kenyaman Masyarakat: Pemko Padang Tambah 48 Unit Armada Kebersihan

Bupati Tanah Datar juga menyadari bahwa, ini tidak hanaya pertunjukan kesnian dan budaya saja. Akan tetapi, juga mencerminkan nilai, karakter, dan cara hidup yang membentuk masyakat Minang sebagai bagian dari bangsa Indonesia. 

Pada kesempatan ini juga, Kepala Dinas Kebudayaan provinsi Sumbar, Jefrinal Arifin menymapikan juga dalam sambutannya, PeemrintaH Sumatera Barat sangat mendukung adanya kegiatan Sabudaya, yang di mana kegiatan ini digagas oleh BPK Wilayah III Sumatera Baarat. 

Hal tersebut juga diutarakan olehnDirektur Sejarah dan Pemuseuman Kementrian Kebudayaan. Agus Mulyana, dia menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya dalam melestarikan dan menghidupkan budaya yang ada di Insdonesia. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Official Website Kabupaten Tanah Datar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BPK Wilayah III Sumbar Gelar Satu Ranah Budaya: Tunjukan Ragam Kesenian dan Budaya di Minangkabau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!