Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 18:17 WIB

Walikota Bukittinggi Kunjungi Warga Yang Mengungsi Pasca Adanya Tanah Bergerak di Ngarai Sianok: Himbau Untuk Pindah Dari Bibir Ngarai

Walikota Bukittinggi Kunjungi Warga Yang Mengungsi Pasca Adanya Tanah Bergerak di Ngarai Sianok: Himbau Untuk Pindah Dari Bibir NgaraiIlustrasi tanah (Freepik/freepik)

Sumbar - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menemui warga yang mengungsi dari rumah mereka yang berdomisili di sekitaran bibir nagari sianok. Diketahui sebelumnya, warga yang berdomisili di sekiataran Ngarai Sianok ini di evakuasi pasca adanya tanah bergerak di sekitaran bibir ngarai beberapa hari lalu, tepatnya saat terjadi cuaca ekstrim beberapa hari yang lalu di Provinsi Sumatera Barat. 

Pada hari Jumat, 28 November 2025 Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama dengan rombongan dari peemrintah, menemui masyarakat yang mengungsi di salah satu MDA yang ada di Kelurahan Bukit Cangang, Kayu Ramang (BCKR). Pada kesmepatan ini, Walikota Bukittinggi turut memberikan dukungan, sekaligus juga meminta dan menghimbau agar warga yang berdomisili di sekitaran bibir Ngarai Sianok tersbeut, agar tidak tinggal di daerah tersebut lagi. Hal ini demi keamanan dan keselamatan masyarakat, dikarenakan daerah tersebut merupakan daerah rawan longsor. 

Baca juga: Kiat Relawan dan Petugas Dalam membersihkan Rumah Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Kota Padang

Diketahui cuaca ekstrim yang terjadi beberapa minggu di Provinsi Sumatera Barat ini, juga memberikan dampak bagi Kota Bukittinggi. Di mana ada sekitar 15 pohon tumbang,dan  adanya lima lokasi genangan air. 
Walaupun dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, akan tetapi Pemerintah Kota Bukittinggi meminta untuk warga agar terus waspada. Cuaca ekstrim yang terjadi, diprediksi akan terus berlanjut. Oleh karena itu, Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang, dievakuasi dan diungsikan ke tempat yang aman. Terdapat ada 16 Kartu Keluarga (KK) dengan 49 jiwa. 

Walikota Bukittinggi,  Ramlan Nurmatias menegaskan agar semua warga tidak mendekati bibir Ngarai Sianok tersebut, dan kawasan lainnya yang rawan longsor, karena bencana bisa terjadi kapan saja, tanpa bisa diprediksi. 

Baca juga: Kiat Kota Bukittinggi Dalam Memperingati HUT ke 80 PGRI, Hari Guru Nasional dan HUT ke 54 KORPRI

Dalam hal ini Pemerintah Kota Bukittinggi, juga sudah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) mengenai tata ruang sejak beberapa tahun yang lalu. Dia juga menambahkan bahwa dari pemerintah juga ingin warga aman dan nyaman. Akan tetapi dalam persoalannya, masih ada warga yang menetap dan tinggal di bibir Ngarai Sianok ini. Oleh sebab itu, diharapkan warga yang tinggal di sekiatarn bibir Ngarai Sianok agar segera pindah ke lokasi yang aman. 

Semua pengungsi akan terus diberikan perhatian, bantuan dari berbagai pihak. Baik dari pemerintah dan juga kepolisian, TNI dan juga pihak pengelola Makan Bergizi Gratis (MBG) serta juga dari tenaga kesehatan, guna mencek kesehatan semua pengungsi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bukittinggikota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Walikota Bukittinggi Kunjungi Warga Yang Mengungsi Pasca Adanya Tanah Bergerak di Ngarai Sianok: Himbau Untuk Pindah Dari Bibir Ngarai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!