salah satu dampak bencana hidrometeorologi Sumbar (dok istimewa)
Sumbar - Ajang Pacu Kuda digelar oleh Pemerintah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam pada hari, Minggu, 28 Desember 2025, yang berlangsung di Bukit Ambacang, yaitu Bukittinggi – Agam Open Race 2025. Kegiatan ini digelar, dalam memeriahkan HJK Bukittinggi 2025.
Pada kesempatan ini, Ketua Pelaksana kegiatan, Hamdan menjelaskan bahwa kegiatan Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi – Agam ini, diselenggarkan dengan adanya dukungan dari APBD Pemerintah Kota Bukittinggi dan Pemerintah Kabupaten Agam. Kegiatan ini, tidak hanya sebatas ajang pacu kuda saja. Akan tetapi, juga ajang penggalangan dana untuk korban bencana hidometeorologi, yang terjadi di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.
Ajang pacu kuda kali ini, diikuti oleh 69 ekor kuda yang di mana bertanding dalam 16 race pertandingan. Pada momen ini juga, Ketua Umum Pengda Provinsi Sumatera Barat, Deri Asta menjelaskan bahwa pacu kuda bukan hanya sebatas ajang olahrga saja. Akan tetapi, juga suatu warisan budaya yang di mana turun temurun dan senantiasa diwariskan dan senantiasa dilestarikan. Mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dia juga turut mengucapkan terima kasih kepada Walikota Bukittinggi dan Bupati Kabupaten Agam, atas dukungan kegiatan olahraga pacu kuda di Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga: Sambut Tahun Baru 2026: Pemerintah Kota Padang Akan Gelar Acara Keagamaan di Malam Tahun Baru
Dia berharap kegiatan serupa, bisa terus dilanjutkan dan jika memungkinkan bisa dijadikan agenda rutin yang digelar secara berkesinambungan. Dalam kegiatan ini juga, Bupati Agam yang diwakili oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam, Dedi Asmar menyampaikan bahwa, inti dari pacu kuda Wisata Derby Bukittinggi – Agam 2025 ini adalah, kegiatan penggalangan dana guna membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam, serta juga ajang dari silaturahmi dan kebersamaan.
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa pacu kuda di Gelanggang Bukit Ambacang ini, adalh agenda rutin yang dilaksnakan 2 kali dalam setahun. Di mana difokuskan pada penggalangan dana untuk daerah terdamoak dan ekonomi dengan menggerakan UMKM di sekitar arena pacu kuda. Dia menambahkan, Pemko Bukkittinggi bersama dengan donator telah menyalurkan lebih dari 1 miliar bantuan kepada sejumlah daerah yang terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bukittinggikota.go.id