Ilustrasi jalan alternatif (freepik/onlyyouqj)
Sumbar - Saat ini kegiatan mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sudah mulai dilakukan oleh sebagian masyarakat di berbgai perantauan. Hal ini guna menyambut lebaran di kampung halaman bersama sanak saudara. Dalam hal menyambut mengatur arus mudik ini juga, pemerintah setiap daerah dan juga bekerja sama dengan aparat terkait, senantiasa memantau dan melakukan pengadaaan posko dan jalan alternatif, guna mengantispasi kemacetan dan kelanacaran selama arus mudik lebaran.
Seperti contohnya yang dilakukan oleh Polres Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dalam menghadapi arus mudik tahun ini, polres kabupaten Agam menyiapkan sebanyak 7 jalan alternatif, saat mudik. Hal ini juga sebagai bentuk mencegah kemacetan, dikarenakan daerah Kabupaten Agam juga terkana imbas bencana alam, yang terjadi di November 2025 lalu. Di mana juga menyebabkan rusaknya beberapa jalan di daerah ini.
Hal ini dikonfirmasikan langsung oleh Kapolres Agam, AKBP Muari, ketika berada di Lubuk Basung. Dalam hal ini, dia menyatakan bahwasanya, jalan alternatif ini disediakan guna menghubungkan Lubuk Basung – Bukittinggi, Palembang – Bukittinggi serta lainnya, yang aman guna dilalui kendaraan.
Selain itu, dari pemerintah telah membuat jalan semi permanen. Yaitu berupa jembatan bailey serta armco, pada lokasi yang mengalami kerusakan jembatan, dikarenakan terbawa arus pascabencana. Jembatan yang dibuat ini akhirnya bisa membantu mobilitas masyarakat masyarakat. Dia menjelaskan juga bahwa, polres Kabupaten Agam telah membuat 2 pos pelayanan serta dua 2 pos pos pengamanan, saat Operasi Ketupat 2026. Guna mudik tetap aman dan keluarga Bahagia.
Baca juga: Cara Kirim THR Secara Digital Melalui Berbagai Aplikasi: Cocok Bagi Kaum Cashless
Dalam Operasi Ketupat ini, juga menurunkan puluhan personel gabungan. Yaitu terdiri dari Polisi, TNI, Satpol PP, Kementrian Perhubungan, BPBD dan pihak lainnya yang terlibat. Selain itu juga membuat Satuan Tugas Patroli, Satuan Tugas keamanan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) serta juga Satuan Tugas Preventif. Dengan adanya hal di atas dan memiliki tugas masing masing serta Satgas slaing berkaitan. Maka tugas di lapanagan bisa diselenggarakan dengan keadaan kemananan dan ketertiban masyarakat dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan