Senin, 21 JULI 2025 • 14:40 WIB

Arahkan Warna Gedung Seragam: Walikota Bukittinggi Perintahkan Seluruh Gedung SD Berwarna Putih

Author

Ilustrasi Pendidikan (Freepik/Jcomp)

Sumbar - Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, meminta seluruh gedung SD, yang berlokasi di wilayah pemerintahan Kota Bukittinggi, untuk di cat ulang, dengan warna seragam yaitu warna putih. Hal ini dinyatakan, setelah Walikota Bukittinggi, berkunjung ke SD 03 Manggis Ganting, dalam rangka inspeksi mendadak (Sidak).

Walikota Bukittinggi, menyatakan bahwa saat ini bisa dilihat, seluruh SD yang ada di Kota Bukittiniggi, berwarna warni, dan bermacam macam. Oleh karena itu, diseragamkan menjadi warna putih, dan dihiasi dengan gambar tokoh pahlawan, terutama pahlawan yang berasal dari Kota Bukittingi, seperti: Bung Hatta, Agus Salim, dan pahlawan lainnya.

Baca juga: Terkesan Mewah: Berikut Berbagai Perhiasan Kepala Pengantin Wanita Minangkabau

Penyeragaman ini, diarahkan dengan alasan warna pada gedung sekolah, bisa mempengaruhi pikiran siswa dan siswi. Oleh karena itu, ada baiknya warna gedung SD dibuat seragam, yaitu berwarna putih. Selain itu, Walikota Bukittinggi, juga mengarahkan, tidak ada lagi segala bentuk pernak Pernik, yang ditempel pada dinding sekolah dasar. Sesuai dengan yang dijelaskan di atas tadi, wako mengarahkan, sebagai gantinya dihiasi dengan berbagai foto pahlawan, pada dinding dinding sekolah dasar.

Pemilihan warna putih ini, karena warna putih sendiri bisa membuat siswa dan siswi, fokus selama jam pelajaran. Warna putih, juga merupakan warna yang bersih. Oleh karena itu, bisa membantu siswa siswi dalam berpikir selama kegiatan belajar mengajar. 

Baca juga: Berkunjung ke Tugu Polwan Bukittinggi : Saksi Bisu Perjuangan Kaum Wanita Minangkabau

Diharapkan, dengan adanya arahan dari Walikota Bukittinggi ini, maka semua siswa siswi di tingkat sekolah dasar, bisa lebih mengenal pahlawan pahlawan, yang pernah berjuang dalam merebut kemerdekaan. Serta memperkenalkan kepada mereka, bahwa Kota Bukittinggi ini, merupakan salah satu kota yang penuh akan sejarah perjuangan, pernah menjadi ibu kota pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia, atau yang dikenal juga dengan PDRI, yang tidak boleh sampai terlupakan. Serta menanamkan nilai nilai cinta tanah air, yang di mulai dari langkah awal, yaitu pengenalan tokoh pahlawan.

Semoga arahan dan kebijakan yang telah diarahkan ini, bisa berjalan dengan baik dan sukses, sesuai dengan tujuan dan harapan kita semua, serta generasi selnjutnya bisa menanamkan nilai nilai nasionalisme.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pengamatan Langsung Penulis

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU