Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 18:49 WIB

Pemko Bukittinggi Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Kepada Warga Penerima Manfaat

Author

Pemko Bukittinggi Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (bukittingikota.go.id)

Sumbar - Pemerintah Kota Bukittinggi, senantiasa menunjukan kepedulian dan komitmen terhadap ketahanan panagan, dengan memastikan ketersediaan beras disalurkan secara tepat kepada masyarakat penerima manfaat. Hal ini sejalan dengan kegiatan Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025. Kegiatan penyaluran ini, disaksikan langung juga oleh Komisi IV DPR RI dan anggota DPRD Sumbar.

Pada kegiatan ini, juga dihadiri oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias,  Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis, anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Asril dan beberspa orang dari DPRD Kota Bukittinggi, pimpinan wilayah perum Bulog Kanwil Sumbar R.Darma Wijaya, kepala OPD, camat, lurah serta perwakilan penerima manfaat (KPM).

Baca juga: Kumpulan Lagu Minang Yang Pernah Populer: 3 Lagu Disabet Oleh Penyanyi Yang Sama, Siapa Ya?

Pada Provinsi Sumatera Barat, program bantuan ini, menyasar kepada 160. 988 KK penerima manfaat, di delapan kabupaten dan kota, dengan total bantuan 3,2 juta ton beras, dan Kota Bukittinggi, bantuan pada periode Juni- Juli, diberikan kepada 4.937 KK, dengan total 49.370 kilogram beras.

Pada kesempatan ini, Pimpinan Wialayah Perum Bulog Kanwil Sumbar, H. Darma Wijaya, mengatakan bahwa, kegiatan penyaluran ini merupakan bagian dari amanah yang tercantum di undang undang, untuk memastikan ketahanan pangan masyarakat. Dia menambahkan juga, Bulog siap dalam mendukung distribusi hingga ke tingkat kelurahan. 

Baca juga: Ada Rencana Traveling Keliling Sumatera Barat? Berikut Objek Wisata Yang Bisa Dikunjungi di Kota Padang dan Sekitarnya

Asril, selaku Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat menegaskan, pentingnya melakukan regulasi berkelanjutan, untuk memastikan ketahanan pangan. Dia juga menambahkan bahwa keberhasilan penyaluran, tidak hanya diukur dari distribusi saja. Akan tetapi juga dampak jangka panjang yang diterima masyarakat.

Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis juga, menyampaikan Pemda akan selalu medukung penuh peningkatan produktivitas petani lokal. Dalam hal ini, dia menargetkan mencapai pemenuhan kebutuhan 122 ribu jiwa penduduk. Dia menambahkan bahwa, saat ini, petani mampu panen dua hingga tiga kali, dalam setahun. Oleh karena itu, dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, Komis IV DPR RI, Pemko Bukittinggi berharap petani bisa semakin produktif, sehingga hasil panen mencukupi untuk seluruh warga Kota Bukittinggi.

Pada momen ini juga, Anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica Salsabila Setiawan, menekankan juga, poduksi beras harus diimbangi dengan distribusi yang tepat sasaran. Dia menambahkan, bahwa pihaknya akan terus mengawal agar program ini, bisa benar benar memberi dampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bukittinggikota.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU