Mengenal Bencana Hidrometeorologi Yang Melanda Beberapa Daerah di Provinsi Sumbar Akibat Cuaca Ekstrim
Sumbar - Dari awal bulan November kemaren sampai berita ini diturunkan, beberapa daerah di Provinsi Sumatera Barat dilanda cuaca ekstrim, yang dikarenakan mulai tibanya musim hujan. Cuaca esktrim yang terjadi di sebagian besar daerah di Provinsi Sumatera Barat ini, mengakibatkan beberapa wilayah terkena bencana hidrometeorolgi.
Contohnya seperti yang terjadi beberapa hari lalu di Kota Padang, Padang Pariaman, Kabupaten Solok, Tanah datar serta daerah lainnya yang terdampak dan juga tertutupnya akses jalan dari Padang Bukittinggi, karena air terjun Lembah anai, yang meluap. Selain itu, jalan penghubung antar 2 kota/wilayah lainnya juga dikabarkan terputus, sehingga tidak bisa diakses oleh pengendara.
Berbicara soal Hidrometeorologi, yang akhir akhir ini jadi pembicaraan khususnya di Provinsi Sumatera Barat dan dikelauarkannya Surat Edaran dari BMKG minangkabau, soal cuaca ekstrim yang melanda Sumbar dari tanggal 21 – 27 November mendatang, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Hidrometeorologi ini.? Berikut di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut
Pengertian Bencana Hidrometeorologi
Bencana Hidrometeorologi merupakan bencana alam yang disebabkan karena fenomena cuaca serta iklim seperti: curah hujan yang tinggi, angin kencang dan lainnya. Di mana contoh dari bencana alam ini seperti: tanah longsor, banjir, angin kencang, putting beliung dan sebagainya.
Penyebab Bencana Hidrometeorologi
Baca juga: Kota Padang Jadi Lokasi Penyelenggarakan ASEAN Youth Centre Meeting (AYCM) 2025
Ada beberapa hal, yang bisa menjadi penyebab terjadinya bencana Hidrometeorologi ini. Antara lain sebagai berikut:
1. Curah hujan yang tinggi di stautu daerah
2. Angin Kencnag
3. Suhu ekstrim
4. Perubahan pada iklim
Dampak Dari Bencana Hidrometeorologi
Adapun dampak yang bisa timbul, dari bencana Hidrometeorologi ini antara lain:
1. Keruskaan infrakstruktur setempat (jalan, jembatan, rumah, fasilitas umum)
2. Gangguan keselamatan
3. Kerusakan lingkungan
Baca juga: Pemko Payakumbuh Resmi Lepas Empat GTK Dalam Ajang Nasional: Berikut Penjelasannya
Oleh sebab itu, perlu adanya penanganan dan tindakan, jika terjadi bencana Hidrometeorologi ini. Terutama bagi daerah yang saat ini lagi dilandana bencana Hidrometeorologi, seperti beberapa wilayah di Sumatera Barat yang disebutkan tadi. Berikut di bawah ini, akan dipaparkan Apa saja tindka lanjut yang harus dilakukan
Tindak Lanjut Dari Datangnya Bencana Hidrometeorologi
1. Tingkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan
Semua masyarakat harus waspada terhadap informasi yang berkaitan dnegan cuaca terbaru, dari badan badan resmi, seperti BMKG fan sumber terpercaya lainnya. Dalam hal ini, penting juga
untuk mengetahui tanda tanda awal bencana, perubahan cuaca, keretakan pad atanah, penimngkatan ketinggian air
2. Lakukan Mitigasi Bencana
Sangat penting juga untuk menjaga kebersihan lingkungan, saluran air agar tidak mengalami penyumbatan. Mencegah akasi penebnagan pohon secara liar, Kelola sampah dengan baik
3. Peningkatan Adaptasi Terhadap Perubahan Lingkungan
Kurangi emisi gas rumah kaca, dnegan menggunakan energi terbarukan dan mengurnagi penggunan kendaraan pribadi, reboisasi,
4. Lakukan Koordinasi Bersama Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Pihak Terkait
Jalin koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, TNI, Polri dan pihak pihak terkait., dalam Upaya mitigasi dan penanggulanagn bencana dan juga membentuk kelompok siaga bencana alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemhan.go.id, Amatan