Ilustrasi hujan deras (Freepik/Jcomp)
Sumbar - Hujan deras turun di lereng Gunung Marapi pada Jumat, 25 Juli 2025. Hujan ini turun, setelah beberapa bulan Sumatera Barat, dilanda musim kemarau. Berdasarkan pantauan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) meimbau untuk warga yang berdomisili di sekitar lereng Gunung Marapi, untuk tetap hati hati dan waspada.
Salah satu petugas Pos Pengamatan Gunung Api mengatakan, bahwa hujan yang terjadi, dikhawatirkan memicu tingkatnya debit air, sehingga berpotensi mendatangkan banjir lahar, yang datang dari puncak Gunung Marapi.
Baca juga: Tindak Tegas: Polresta Kota Padang Amankan 140 Kendaraan Demi Cegah Balap Liar dan Lakukan Razia
Dia juga menambahkan, dengan trurunnya hujan yang deras di lereng Gunung Marapi ini, maka ada baiknya semua warga, terkhususnya yang berada di sekitaran bantaran sungai, yang berhulu ke Gunung Marapi untuk hati hati.
Debit air juga meningkat di sekitaran Lasi, Kecamatan Canduang Agam, dan aliran Sungai Nagari Bukit Bataubuah. Pada kesempatan itu, Wali Nagar Bukit Batabuah, Firdaus mengatakan, tingginya permukaan air Sungai kasiak di Simpang Bukit mulai meningkat, sekitaran jam 8 malam waktu setempat, dengan kondisi air keruh dan deras.
Firdaus juga menegaskan, kepada anak anak untuk tidak mendekati kawasan sekitaran sungai, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan ataupun risiko. Oleh karena itu, hal ini juga perlu pengawasan ketat dari orang tua dan orang dewasa, untuk melarang tegas anak anak, dan juga bagi yang tidak berkepentingan, diharapkan juga untuk tidak mendekat.
Dia juga memberi masukan, ada baiknya kegiatan pemantauan tersebut dilakukan oleh orang dewasa, dengan tetap menjaga jarak aman dari Lokasi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, atau juga disebut (BMKG) juga sudah mengeluarkan peringatan dini, tentang kewaspadaan pasca hujan yang terjadi di Lereng Gunung Marapi, terutama bagi mereka yang berdomisili di sekitar sana.
Hujan yang terjadi pada hari Jumat malam 25 Juli 2025 tersebut, tidak hanya terjadi di lereng Gunung Marapi saja, akan tetapi sebagian daerah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi juga mengalami hujan, dengan intensitas hujan turun berbeda beda. Ada yang hujan deras, hujan ringan, dan gerimis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Langsung