Pasca Banjir Bandang Yang Melanda: PUPR Kota Padang Kerahkan Alat Berat dan Petugas Manual Guna Membersihkan Kota
Sumbar - Pasca bencana hidrometeorlologi yang terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat, membuat rusaknya infrastruktur, perumahan, dan putusnya akses ke luar kota di beberapa lokasi. Tidak hanya itu saja banjir bandang dan longsor yang terjadi, juga membuat jalanan sekiar dipenuhi lumpur dan material material yang berserakan terbawa arus. Seperti yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat.
Kota Padang merupakan salah satu kota tempat terjadinya bencana dan juga masuk dalam status siaga bencana, beberapa minggu yang lalu, akibat banjir bandang yang terjadi. Hal ini menyebabkan Ibukota Sumatera Barat ini, mengalami kerusakan infrstruktur, dan jalanan yang dipenuhi material, seperti yang dijelaskan di atas tadi.
Menindak hal tersebut, Pemerintah Kota Padang bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) senantiasa dalam berupaya melakukan pembrsihan sedimen serta sampah, pasca banjir yang terjadi beberapa hari yang lalu.
Dalam hal ini juga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto mengatakan bahwa dari hari pertama terjadi bencana pihak dari PUPR langsung menugaskan timnya, dalam hal tanggap darurat lengkap dengan menggunakan peralatan berat. Jumlah alat berat yang digunakan dalam membersihkan Kota Padang ini, dinamis dan bisa terus bertambah sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Tidak hanya mengendalikan pihak dari PUPR, pihak dia juga menggandeng pihak dari swasta dalam hal ini. Juga dari perguruan tinggi, BUMN, BWS V, serta juga PSDA Provinsi Sumatera Barat, guna mempercepat penanganan di lapangan.
Dalam pelaksanannya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga mengarahkan 100 tenaga manual yang telah disebar di lokasi atau titik yang terdampak bencana alam ini, yang memiliki tanggung jawab fokus dalam menangani titik yang tidak bisa dijangkau menggunakan alat berat, permukiman padat.
Baca juga: Titiek Soeharto Kunjungi Kota Padang Dalam Rangka Salurkan Bantuan Banjir Bandang
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) yang memilki 15 anggota, yang akan membantu pengangkatan sedimen secara manual hingga ke tingkat kelurahan. Dalam hal pemulihan, PUPR juga bekerja sama dengan Perumda Air Minum Kota Padang, dan Balai BPPKS Kementrian PUPR dalam hal menyediakan akses air bersih bagi warga. Dinas PUPR juga menyalurkan 4 unit WC portable, 2 unit septic tank dikirim ke Pondok Pesantren MTI Batang Kabang, guna dirakit dan dipasang di PPMTI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Padang.go.id