Sumbar - Saat ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, yang di mana artinya tidak lama lagi kita akan juga memasuki juga hari Raya idul Fitri. Di mana salah satu kewajiban kita sebelum memsuki Hari Raya idul Fitri ini adalah, menunaikan zakat fitrah. Sebagaimana diketahui zakat fitrah merupakan suatu zkat wajib yang dibayarkan oleh setiap umat islam. Tujuan dari zakat ini untuk berbagi kebahagiaan antar sesama, di bula kemenagan.
Biasanya besaran zakat ini, pada setiap tahunnya akan ada perubahan. Sama halnya pada tahun 2026 sekarang, di bulan Ramadhan 1447 H. Khusus bagi yang berdomisili di Kota Bukittinggi, di bawah ini sudah disajiakan besaran zakat fitrah 2026, yang wajib dibayarkan sesuai dengan kelas nya serta lengkap dengan jenis beras. Berikut ulasannya di bawah
Besaran Zakat Fitrah 1447 H/2026 Kota Bukittinggi
Berdasarkan hasil dari muzakarah bersama antara Baznas, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan juga Kementrian Agam, didapatkan hasil keputusan besaran zakat fitrah di Kota Bukittinggi, sebagai berikut:
Kelas 1
Buat kategori kelas 1 besaran zakat yang ditetapkan adalah sebesar Rp.50.000 per orang. Dengan jenis berasnya antara lain: Ranah Putih, Kuruik Kusuik Kamang serta juga Pandan Wangi
Kelas 2
Kemudian buat kategori kelas 2, ditetapkan besaran zakat per orang sebeaar Rp.47.000. Dengan ketentuan berasnya adalah sokan
Kelas 3
Selanjutnya buat kelas 3, ditetapkan besaran zakat per orang sebesar Rp.45.000. Dengan ketentuan jenis berasnya, Beras Sokan Langka dan Beras Pulen
Baca juga: Berbagai Tradisi Menjelang Lebaran Idul Fitri di Sumbar: Mulai Dari Silaturahmi Sampai Marandang
Kelas 4
Kategori kelas 4, ditetpakan besaran zakat per orang sebesar R.42.500. Dengan ketentuan jenis berasnya, Adalah Beras Kuruik Kusuik, Anak Daro, Anak Daro Solok
Kelas V
Terakhir buat kelas V, Besaran zakaT per orang sebesar Rp.37.500. Dengan ketentuan jenis berasnya antara lain: Beras Bulog, Anak Daro Palembang, Anak Daro Jambi dan juga Anak Daro Pesisir
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah ini bisa ditunaikan dari awal sampai paling lambat sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri, di bulan Syawal. Yaitu 1 Syawal 1447 H
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram Kemenag Bukittinggi