Tragis: Hendak Nunggu berbuka Puasa 3 Pemuda Terlindas Kereta Api di Tabing Kota Padang! 2 Orang Meninggal Dunia
Sumbar - Nasib naas dialami oleh 3 pemuda di Kota Padang Sumatera Barat. Niat hati ingin menunggu waktu berbuka puasa, ketiganya mengalami kecelakaan usai terlindas kereta api Lembah Anai B.56 A, di daerah Tabing. Tepatnya berada di Jalan Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tanagh, Kota Padang pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Dalam ketrangan dari pihak PT.KAI Divre II Sumbar, yang waktu itu juga bertugas sebagai masinis menuturkan bahwa saat kejaidan, dia melihat ada beberapa pemuda yang duduk pada jalur rel kereta api. Sudah diperingati dnegn memerika klakson sebagai tanda peringatan buat menjauh, akan tetapi korban tidak menghiraukan dan akhirnya kecelakaan tersebut tidak bisa dihindari.
Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab menuturkan bahwa, tempat kejadian merupakan Ruang Manfaat Jalur Kereta Api dan Ruang Milik Jalur Kereta Api. Di mana artinya diperuntunkan buat operasional perkeretaapian sehingga tidak bisa untuk kepentingan lain atau kepentingan umum.
Adapun dua dari ketiga korban kecelakaan ini, meninggal dunia dan satunya luka luka. Korban meninggal dunia Bernama Wahyu Rizki Anugerah berusia 18 tahun dan David Ricardo. Buat satu korban lagi mengalami luka dan perawatan intensif, atas nama Valza. Diketahui kejadian naas tersebut terjadi pada pukul sekitaran 19:15 WIB.
Diketahui juga 3 pemuda yang menjadi korban ini, merupakan siswa SMA 1 Geringging, Kabupaten Padang pariaman. Saksi kejadian lain juga menjelaskan bahwa, kecelakaan ini mengakibatkan korban terseret beberapa meter. Ada yang mengalami luka serius, putus tangan dan bahkan kepalanya hancur. Masyarakat sekitar juga sempat memberikan pertolongan pertama, kepada 3 korban selagi menunggu petugas medis datang saat itu.
Berdasarkan laporan dari Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino menjelaskan bahwa malam itu ketiga korban tersebut lagi menunggu kedatangan sembilan teman mereka lainnya, guna bermain futsal. Kemudian saat berada di jalur rel tersebut, ketiga korban tidak menyadari akan ada kereta yang akan melewati juga jalur tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat buat kita untuk hati hati dan sebisa mungkin menjauh dari jalur rel kereta aktif. Agar tidak terjadi kejadian serupa dan hal yang tidak diinginkan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan