Minggu, 29 MARET 2026 • 17:20 WIB

Tendangan Pertama Dari Wako Menandakan Pembukaan Laga Minang Old Star (MOS) di Kota Pariaman

Author

Ilustrasi pertandingan bola (Freepik/freepik)

Sumbar  - Pembukaan Laga Minang Old Kota Pariaman sudah ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Pariamn Yota Balad. Kegiatan peresmian laga ini dilakukan pada ahri Kamis, 28 Maret 2026 bertempat di Stadion Mini Persikatim Desa Siakpak Timur, Kecamatan Pariaman Utara. 

Laga silaturahmi Minang Old Star (MOS) ini mendapat sambutan baik dari Walikota Pariaman, Yota Balad. Adapun tujuan dari Laga Minnag Old (MOS) ini adalah guna meningkatkan serta mempererat lagi tali persaudaraan antar sesama anggota Minang Old Star dan juga perantau yang pulang kampung ke kampung halaman dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H. 

Orang nomor satu di Kota Pariaman ini juga menjelaskan bahwa, Laga Minnag Old Star (MOS)  ini, juga ikut mendukung visi misi dari Balad – Mulyadi dalam rangka memajukan wisata di Kota Pariman melalui sport tourism. Salah satu contohnya dengan adanya olahraga sepak bola. Dia juga mengharapkan, buat kedepannya Minang Old Star (MOS) ini, bisa menjadi event tahunan di Kota Pariaman.

Baca juga: Pacu Kuda 2026 Sudah Dibuka: Bupati Kabupaten Padang Pariaman Optimis Event Akan Berlangsung Meriah

Hal tersebut juga mendapat sambutan meriah dari peserta Minnag Old Star (MOS) 20 serta juga dari Kepala Desa dan juga masyarakat Desa Sikapak Timur, yang dalam hal ini ikut serta memeriahkan kegiatan. Wako Pariaman menyatakan juga harapannya agar Minang Old Star (MOS) ini, sebagai event tahunan di pemerintahannya. Kota Pariaman nantinya akan mempersiapkan dengan matang serta juga dikemas sedemikian rupa agar bisa meningkatkan adanya kunjungan penonton lebih banyak. Serta juga meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan Kota Pariaman bisa dikenal oleh banyak khalayak. 

Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Pariaman juga akan mendukung penuh kegiatan posistif serta juga bermanfaat yang akan diselenggarakan di kota dnegan julukan kota tabuik ini. Dia menyatakan bahwa tidak ada kata anak tiri dan anak kandung dalam hal ini. 

Baca juga: Kunjungan Wisatawan ke Kota Padang Dalam Libur Lebaran Idul Fitri 1447 Mengalami Peningkatan Drastis: Capai 183.078 Pengunjung

Dia juga mengajak agar semua masyarakat agar bisa ikut serta, dan berpartisipasi dalam mendukung setiap kegiatan olahraga yang diadakan oleh Kota Pariaman. Agar terciptaanya suasana kebersamaan dan juga persaudaraan .

Kepala Desa Sikapak Timur, Syawirman jurut menjelaskan bahwa laga MOS 20 yang digelar secara nasional ini, adalah komunitas sepak bola yang juga berasal dari warga Minang yang berada di perantauan. Dia menjelaskan laga ini silaturahmi antara perantau yang berdarah Minang dan memiliki hobi sepak bola atau pemain bola yang berusia di atas 45 tahun keatas. Kota Pariaman saat ini akan menjadi tuan rumah kegiatan yang bertepatan debgan suasan Idul Fitri. Sehingga menjadi momentum silaturahmi yang tepat.   

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Website Pemerintah Kota Pariaman

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU