Sumbar - Sebagai bentuk adanya komitmen dalam pemeratan akses listrik , PT. PLN bersama dengan pemerintah pusat terus berupaya mempercepatnya. Hal ini dibuktikan melalui adanya kunjungan lapangan dalam program Listrik Desa (Lisdes), yang dilaksanakan pada 18 April 2026 bertempat di Nagari Tigo Koto Silungknag, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Adapun kegiatan ini adalah suatu bentuk dari adanya kunjungan lapangan dan juga sebagai evaluasi serta juga penguatan pelaksanaan Program Listrik Desa. Hal ini sebagai dari upaya guna menghadirkan listrik untuk masyarakat pada wilayah yang sebelumnya belum terjangkau atau hanya terbatas akses energi.
Kunjungan yang digelar di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan palembayan, Kabupaten Agam Sumatera Barat ini, merupakan wujud dari ada salah satunya wilayah yang menjadi prioritas dalam hal program elektrifikasi desa di Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga: Gubernur Sumbar Himbau Kepala Daerah Kota dan Kabupaten untuk Tertibkan PETI
Diketahui juga program Listrik Desa (Lisdes) ini adalah program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto, yang memilki tujuan guna memastikan adanya pemeratan akses listrik sampai ke semua pelosok negeri. Program ini digelar melalui adanya penugasan kepada PT. PLN (Persero) serta juga didanai dengan APBN Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Program ini juga merupakan bagian dari adanya strategi nasional, guna meningkatkan rasio elektrifikasi dan juga mewujudkan energi yang berkeadilan bagi semua masyarakat.
Dengan adanya listrik di wilayah tersebut, maka hal ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat kesejahteraan masyarakat dan juga meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam hal ini, PT PLN (Persero) melakukan pembangunan infrstruktur kelsitrikan melalui jaringan distribusi, gardu dan juga instalasi pelanggan dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah pusat, daerah dan juga masyarakat.
Pada kesempatan ini, Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Elen Setiadi menyampaikan bahwa adanya percepatan elektrifikasi desa adalah prioritas pemerintah dalam hal mendorong yang bersifat inklusif.Kemudian dari EVP Perencanaan Strategis Distribusi, Ahmad Syauki menjelaskan juga, perencanaan yang matang merupakan suatu kunci keberhasilan dari program elektrifikasi.
Dia menambahkan, setiap pembangunan listrik ini, dirancang dengan komprehensif yang juga mmpertimbangkan kondisi. Baik dari segi geograifs, keberlanjutan sistem dan juga kebutuhan masyarakat. General Manger PLN UID Sumbar, Ajrun Karim menyampaikan apresiasi serta juga rasa syukur atas sudah terlaksanakanya kunjungan tersebut. Dia juga mengucapkan rasa terima kasih karena adanya dukungan dari pemerintah pusat dna juga pemangku kepentingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan