Sabtu, 09 MEI 2026 • 22:29 WIB

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 Inflasi Kota Padang Susut ke Angka 1,9%! Simak Ulasannya

Author

Ilustrasi inflasi  (Freepik/katemangostar)

Sumbar - Dalam rangka mempersiapkan dan menyambut Hari Raya Idul Adha mendatang, saat ini ada begitu ragam persiapan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan juga pemerintah. Baik dalam persiapan kepanitiaan, hewan kurban, dan juga hal yang bersangkyan dengan ekonomi atau kantong masyaralat. Hal ini yang saat ini sudah berhasil dicapai oleh Pemerintah Kota Padang

Dalam hal ini Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melaporkan bahwa adanya keberhasilan yang bersifat signifikan dalam hal menekan laju inflasi dari angka 3 % menjadi turun ke angka 1,9 %. Pernyataan ini disampaikan pada hari Kamis, 7 Mei 2026. 

Pada kesempatan ini saat di Rumah Dinas Walikota Padang, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menjelaskan dan menegaskan bahwa, adanya kolaborasi lintas sektor, merupakan kunci utama dalam hal meredam adanya lonjakan pada harga yang biasanya membayangi pada saat momentum hari besar keagamaan. Contohnya seperti Hari Raya Idul Adha mendatang. 

Baca juga: Dalam Rangka Adanya Kebangkitan Ekonomi Kreatif Pascabencana: Pemkab Padang Pariaman Laksanakan Kunker ke Kemenkraf

Dia juga turut menyatakan bahwa, hasil yang telah berhasil diperoleh ini merupakan hasil dari adanya kolaborasi bersama. Dalam hal ini, pihak dari Dinas Perdagangan Kota Padang, juga memprediksi adanya ledakan konsumsi rumah tangga. Yaitu sebesar 30% sampai 50% di sepanjang bulan mei 2026.

Kepala Dinas Perdaganagan, Fizian Setiawan mengungkapkan bahwa, fluktasi harga mulai terlihat pada komditas beras Pandan Wangi, beras 42 serta juga bawang merah. Agar memastikan masyarakat tidak terbebani akan ada harga tinggi, Pemerintah Kota Padabf sudah menyiapkan 3 lapis strategi. 

Strategi jangka pendek dengan menggelar adanya Operasi Pasar Murah Serentak, satu minggu sebelum Hari Raya Idul Adha. Adapun Operasi Pasar Muarh dilaksanakan di wilayah Padang Utara, Koto Tangah, Kuranji. Kemdian juga melakukan subsidi voucher CSR serta juga pantauan harga secara real time. Yaitu lewa aplikasi “SiDindang: yang senantiasa diperkuat. 

Baca juga: Pemkab Padang Pariaman dan DLHPKPP Laksanakan Pembenahan Pada persoalan Sampah Liar di Kawasan Batang Anai

Adapun langkah jangka menengah yaitu, melaksanakan pengawasan harian, oleh UPTD Pasar serta juga tindakan hukum yang bersifat tegas bagi spekulan. Pada baru baru ini juga, pihak dari kepolisian juga membongkar adanya praktik culas pengoplosan gas LPG. Hal ini sebagai bagian dari pengaman pasokan. 

Buat strategi jangka panjang, yaitu dengan melaksanakan pembangunan Gudang logistik, serta juga cold storage. Yaitu guna memutus kendala distribusi akibat adanya cuaca ekstrim atau bencana alam. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Padang.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU