Gubernur Sumbar Lakukan pelepasan Pada Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke Mentawai! Berkut Penjelasannya
Sumbar - Pada hari Rabu 3 Mei 2026, Gubernur Provinsi Sumatera Barat melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, dengan tujuan ekspedisi ke Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan pelepasan ini berlangsung di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang.
Diketahui program yang diinisasi oleh Bank Indoensia ini, memiliki tujuan guna memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar dan juga turut memperkuat adanya akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar dan juga terpencil atau yang dalam hal ini, juga dikenal dengan istilah 3T.
Pada sesi penyambutannya Gubernur Provinsi Sumatera Barat Mahyeldi ANsharullah, juga turut mengadpresiasi adanya konsisitensi dari Bank Indonesia (BI) dalam hal menghadirkan layanan khas sampai ke wilayah kepulauan. Dalam hal ini dia berpendapat bahwa, keberadaan rupiah di semua penjuru negeri bukan hanya berkaitan pada kebutuhan transaksi ekonomi. Melainkan juga sebagai simbol adanya kehadiran dari negara serta juga kedaulatan bangsa.
Baca juga: KA Divre II Sumbar Sambut Delegasi IMLF di Bandara Internasional Minangkabau
Dia juga turut menegaskan bahwa, kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Mmentawai yang di man tediri dari gugusan pulau ini tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat dalam hal memperoleh adanya layanan keuangan yang setara.
Oleh karena itu, dengan adanya sinergi dengan Bank Indnesia, TNI AL, perbankan, dan juga pemerintah daerah dinilai menjadikunci dalam hal memastikan adanya layanan tetap menjangkau masyarakat yang ada di daerah kepulauan.
Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah juga menjelaskan, Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) ini mempunyai peran yang juga strategis dalam hal mendukung adanya aktivitas ekonomi pada masyarakat.
Tidak hanya menyediakan uang rupiah layak edar saja. Akan tetapi, program ini juga turut melayani penukaran uang tidak layak pakai dan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali, merawat serta juga mencintai rupiah.
Baca juga: Bermacam Macam Tempat Bersejarah yang Ada di Kota Payakumbuh! Wajib Kamu Ketahui
Dalam kesempatan ini juga, Komandan Komando Daeah Maritim (Kodamar) II Padang, Laksamana Muda TNI Ssrimpunan Tanjung juga mengatakan bahwa, pelaksanaan ekspedisi ini adalah bentuk dari adanya sinergi antara Bank Indoneisa (BI) serta jiga TNI AL, dalam hal menjaga distribusi rupiah sampai ke wilayah yang sulit dijangkau.
Dalam hal mendukun g Ekspedisi Rupaih Bedautalat ini, TNI AL juga turut mengerahkan KRI Kuaru 856 yang akan berlayar selama 7 hari. Di mana akan menpuh Padang – Siberut (Maileppet) – Maura Sikabalan – Sipora – Pagai Utara – Pagai Selatan. Sebelem pada akhrinya kembali ke Kota Padang. Totalnya ada Jarak pelayaran 505 nautical mile.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan