Persiapan HJK KE 356 Padang, Pemko akan adakan berbagai acara dan pameran (padang.go.id)
Sumbar – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang, ke 356 Pemerintah Kota Padang, akan mengadakan berbagai macam kegiatan dan pameran selama 10 hari. Kegiatan ini, akan di mulai dari tanggal 3-10 Agustus 2025.
Dari berbagai macam acara, event dan pameran yang nantinya akan ditampilkan, ada satu event paling menarik untuk diikuti oleh masyarakat, yaitu Xporia. Xporia sendiri merupakan, pameran ekspo dengan menampilkan banyak perusahaan ritek ternama, mulai dari produsen makanan, minuman, dan juga ada pameran di bidang teknologi dan lainnya.
Ketua Panitia Hari Jadi Kota Padang, dan sekaligus Asisten II Setdako Padang Didi Aryadi, menyampaikan bahwa, Xporia ini merupakan salah satu event yang ditunggu tunggu oleh semua warga. Hal ini, bisa menjadi daya Tarik pada kegiatan HJK Padang ke 356 mendatang.
Baca juga: Adakan Koordinasi : Pemko Bukittinggi Tindak Tancap Percepatan Penurunan Stunting
Dia juga menambahkan, bahwa mengadakan pameran pada HJK ini, juga merupakan hal yang sangat penting dan menjadi penentu suskes tidaknya acara Hari Jadi Kota Padang. Oleh karena itu, dia juga menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk meluangkan waktu, dan datang ke kegiatan Xporia pada tanggal 8 Agustus mendatang. Nantinya, akan ada sebanyak 38 produsen yang siap untuk memamerkan berbagai macam produk produk mereka, selama 3 hari yang dimana nantinya, akan disediakan tenda roader yang disiapkan oleh panitia.
Baca juga: Wapres Kunjungi Sumatera Barat Dalam Rangka Kunjungan Kerja : Tinjau Program Nasional
Momentum HJK ini, merupakan momen yang tepat untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan yang diadakan pemerintah. Sebagai masyarakat Kota Padang, maka ada baiknya kita datang dan memeriahkan HJK ke 356 ini. Semoga Kota Padang semakin maju sebagai Ibu Kota Sumatera Barat.
Didi juga mengingatkan, ketika acara HJK nanti jangan menjadi “Rojali” dan “Rohana”. Yaitu Rombongan Jarang Beli dan Rombongan Hanya Nanya. Dia menghimbau, agar nantinya saat kegiatan, bisa membeli produk yang ditawarkan. Hal ini dimaksudkan agar, terjadi perputaran ekonomi yang kencang.
Fenomena “Rojali” dan “ Rohana” ini sendiri, menjadi istilah trend yang unik di tengah masyarakat. Di mana, mereka hanya sekedar pergi jalan jalan, baik ke mall, plaza, atau pasar bukan maksud untuk membeli dagangan atau suatu produk. Tanpa disadari, fenomena ini merupakan perilaku konsumen, yang sudah sering dilakukan. Biasanya mereka yang melakukan hal tersebut, hanya bermaksud menanyakan harga, penasaran dengan produk, dan juga ragu untuk membeli atau tidak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Padang.go.id