Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 23:59 WIB

Hadiri Rakornas 2025: Pemko Payakumbuh Paparkan Strategi dalam Pemanfaatan Ekonomi Kreatif

Hadiri Rakornas 2025: Pemko Payakumbuh Paparkan Strategi dalam Pemanfaatan Ekonomi KreatifIlustrasi pemanfaatan ekonomi kreatif (Freepik/freepik)

Sumbar - Ekonomi kreatif saat ini, menjadi gerbang bagi semua pelaku usaha, baik UMKM dan lainnya, untuk terus berkembang, di tengah perkembangan pasar yang semakin pesat. Banyak saat ini, berbagai pihak dan pemerintah daerah ataupun pusat, memanfaatkan keberadaan ekonomi kreatif ini, untuk meningkatkan pendapatan daerah dan ekonomi. Salah satunya, seperti Kota Payakumbuh, yang menerapkan strategi pengembangan ekonomi kreatif di daerahnya.

Pernyataan ini, diungkapkan langsung oleh Walikota Payakumbuh Zulmaeta, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2025, yang digelar di The ZHM Premiere Hotel kota Padang. Di mana pada acara ini, Walikota Payakumbuh, juga menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut. Acara yang diadakan pada tanggal 8 Agustus 2025 kemaren ini, mengangkat tema”Bajamba Di Kota Seribu Rasa”. 

Baca juga: Pemko Bukittinggi Adakan Pelatihan Kepada Organisasi Bundo Kanduang : Harapkan Adanya Sinergi Baik Untuk Menjaga Nilai Adat Minangkabau

Walikota Payakumbuh hadir, dengan didampingi oleh beberapa pihak, seperti dari: Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten II Setdako, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dan Kepala Dinas Pariwisata pemuda dan Olahraga. 

Pada momen ini, Zulmaeta memaparkan, strategi pengembangan ekonomi kreatif, yang dilakukan oleh Kota Payakumbuh, hingga mampu menembus pasar ekspor. Dia menegaskan bahwa, adanya hambatan seperti keterbatasan SDA, seperti: lahan yang sempit dan lainnya, pertambangan, dan minimnya industri besar, tidak menjadi alasan Kota Payakumbuh, untuk tidak berkembang. 

Baca juga: Turut Bangga: Kota Bukittinggi Meraih Penghargaan Kota Layak Anak Peringkat Utama Tahun 2025

Dia menjelaskan juga bahwa, dengan hadirnya ekonomi kreatif ini, menjadi kekuatan utama dan peluang bagi Kota Payakumbuh. Pada kesempatan ini, Wako Zulmaeta, juga menyampaikan keberhasilan, yang diraih oleh pemerintahannya, yaitu menjalin kerjasama dengan The Sak. Yaitu salah satu Perusahaan, yang berbasis di Bali dan Amerika Serikat.  

The Sak sendiri, juga siap, menampung semua hasil produksi pengrajin Kota Payakumbuh yang lolos proses quality control. Pemko Payakumbuh akan mengirimkan 3 orang ke Bali, untuk dilatih menjadi pengendali mutu produk ekspor. Pengiriman 3 orang ini, melaui Mou bersama pihak The Sak.

Baca juga: Penilaian Akreditasi Oleh Perpustakaan Nasional RI : Pemkab Tanah Datar Siap Jadikan Perpustakaan menjadi Pusat Kegiatan Masyarakat Yang Inspiratif

Rapat Koordinasi Nasional tahun 20205 ini, melibatkan berbagai elemen pemerintahan, akademisi, media, komunitas kreatif, pelaku usaha dan juga perwakilan dari semua kota/kabupaten kreatif  se Indonesia, dan juga terdaapt beberapa rundown acara, seperti: networking session, pameran, creative conference, dan pertunjukkan budaya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hadiri Rakornas 2025: Pemko Payakumbuh Paparkan Strategi dalam Pemanfaatan Ekonomi Kreatif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!