Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 14:52 WIB

Pemko Bukittinggi Adakan Pelatihan Kepada Organisasi Bundo Kanduang : Harapkan Adanya Sinergi Baik Untuk Menjaga Nilai Adat Minangkabau

Pemko Bukittinggi Adakan Pelatihan Kepada Organisasi Bundo Kanduang : Harapkan Adanya Sinergi Baik Untuk Menjaga Nilai Adat MinangkabauPelatihan kepada Organisasi Bundo Kanduang di Istana Bung Hatta (bukittingikota.go.id)

Sumbar - Bundo Kanduang adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada perempuan asli Minangkabau, yang memiliki peran sebagai pemimpin bagi kaumnya ataupun keluarga untuk menjaga nilai nilai yang berhubungan dengan keagamaan, pendidikan dan nilai nilai adat di minang.

Bundo Kanduang sendiri saat ini sudah memiliki oranisasinya, yang bernama Organisasi Bundo Kanduang, seperti yang ada di Kota Bukittinggi, yang memiliki susunan kepengurusan yang terarah dan terstruktur. Oranisasi ini dibuat dengan tujuan, meningkatkan lagi peran Bundo Kanduang, di ranah minag, terutama di Kota Bukittinggi.

Dalam hal ini juga, Pemerintah Kota Bukittinggi, mengadakan kegiatan pelatihan kepada organisasi ini, yaitu Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Bundo Kanduang Bukittinggi, Perkuat peran perempuan dalam Pelestarian Budaya MinangKabau. Kegiatan ini, dilaksankan pada hari Kamis, 7 Agustus 2025, yang bertempat di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi.

Baca juga: Kebakaran Melanda Pasar Silungkang Sawahlunto : Berikut Ulasannya

Kegiatan ini turut dihadiri oleh, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Ketua Bundo Kanduang Kota Bukittinggi, Ketua Bundo Kanduang International, ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Bundo Kanduang Kota Bukittinggi, dan Bundo Kanduang dari kelurahan dan kecamatan se Kota Bukittinggi. 

Pada kesempatan ini, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Bukittinggi, akan senantiasa mendukung terhadap berbagai penguatan kapasitas organisasi Bundo Kanduang ini. Pemko juga akan siap, dalam mendorong agar pendidikan adat dan budaya,, selalu ditanamkan semenjak dini, termasuk melalui keluarga dan lingkungan.

Dia menambahkan, penguatan nilai budaya dan agama merupakan pondasi untuk menjaga moral generasi muda. Selain itu, juga perlu mempersiapkan strategi untuk menghadapi berbagai tantangan demografi, sosial, ekonomi kedepannya. 

Baca juga: Penilaian Akreditasi Oleh Perpustakaan Nasional RI : Pemkab Tanah Datar Siap Jadikan Perpustakaan menjadi Pusat Kegiatan Masyarakat Yang Inspiratif

Ketua Bundo Kanduang Kota Bukittinggi Ir. H. Nelyati, M.Si, dalam laporannya, menyampaikan, pelatihan ini bertujuan, meningkatkan kapasitas, wawasan, dan sinergi antar pengurus Bundo Kanduang, dalam menjaga nilai nilai adat, budaya Minangkabau. Dalam kegiatan ini, turut menekankan pentingnya sinergi antar pengurus organisasi, tokoh adat, dan masyarakat dalam pelestarian budaya Minangkabau.

Dia juga mengharapkan, melalui kegiatan ini bisa memperkuat peran strategis Bundo Kanduang, dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, moral,  budya di tengah alur globalisasi, agar bisa menjadi teladan, bagi generasi penerus dan mengimplementasikan nilai nilai adat, dalam kehidupan sehari-hari.  

Baca juga: Pawai Telong Telong: Semarakkan Kota Padang Dalam Rangka HJK ke 356

 Pada kegiatan ini juga, dilakukan penyerahan 6 buku, Karya Bundo Raudha Reno Thaib, kepada peserta. Judul buku yang diberikan, terdiri dari: Alam Takambang Jadi Guru, Carito Niek Reno, Pakaian Adat Kebesaran, Sumbang Dua Baleh, Pakaian Perempuan Adat Minangkabau dan Pelaminan Minangkabau. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bukittinggikota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemko Bukittinggi Adakan Pelatihan Kepada Organisasi Bundo Kanduang : Harapkan Adanya Sinergi Baik Untuk Menjaga Nilai Adat Minangkabau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!