ilustrasi banjir (freepik/ninjason1)
Sumbar - Setelah beberapa minggu pasca bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat serta, dan sudah mulainya pemulihan baik dari recovery infrastruktur dan bangunan kali ini di daerah Maninjau Provinsi Sumatera Barat, kembali dilanda banjir bandang pada hari, Kamis, 25 Desember 2025. Bencana yang terjadi pada Kamis lampau, untungnya tidak memakan korban jiwa, akan tetapi mengalami kerugian dari segi materil.
Lokasi tepatnya kejadian banjir bandang ini di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Pasca musibah banjir bandang yang terjadi ini, mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir dan juga lumpur.
Baca juga: Pemerintah Kota Bukittinggi Gelar FGD Soal Rancangan Program Surau Gemilang
Hal ini juga dinyatakan juga oleh Camat Tanjung Raya Al Hafid, dia menyatakan bahwa material banjir bandang telah menerjang berbagai puluhan rumah warga di Jorong Pasar Maninjau, juga termasuk jalan penghubung Lubuk Basung – Kota Bukittinggi via Maninjau, mengalami putus dan tidak bisa dilalui oleh pengendara.
Dia juga menambahkan, bagi warga yang rumahnya terkena dampak banjir bandang sedang dalam proses pendataan. Dalam hal ini, dia juga menghimbau kepada seluruh warga untuk senatiasa berhati hati dan waspada, dikarenakan cuaca dan curah hujan yang masih tinggi terjadi di Provinsi Sumatera barat.
Dalam hal penanganan pasca banjir yang terjadi, pemerintah daerah setempat sudah mengerahkan berbagai alat berat, guna melakukan normalisasi sungai sungai, guna membersihkan lingkungan dari berbagai macam material yang terbabwa arus banjir bandang yang terjadi pada hari Kamis tersebut.
Tidak hanya itu, material yang terbawa arus banjir bandang tersbut juga menutup akses di beberapa ruas jalan, seperti: kelok 8-10 di jalur kelok 44. Hal ini akhirnya menyebakan mobilitas masyarakat terganggu.
Diharapkan dari bencana alam yang terjadi ini, rumah rumah warga yang terkena dampak bisa diperbaiki lagi.
Serta juga semua bentuk rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana yang terjadi pada bulan November sampai saat ini, bisa berjalan dengan lancar dan aman. Semoga juga bagi semua masyarakat yang terdampak, bisa pulih dan bangkit lagi, serta segala bentuk aktiivtas dan perekonomian bisa berjalan kembali secara normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan