Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 MEI 2026 • 17:32 WIB

Pemprov Dorong Ekonomi Syariah Menjadi Kekuatan Penggerak Ekonomi di Sumbar

Pemprov Dorong Ekonomi Syariah Menjadi Kekuatan Penggerak Ekonomi di SumbarKota Padang, Ibukota Sumbar (website/Traveloka)

Sumbar - Dalam kegiatan Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) Syariah Festival, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendorong adanya penguatan pada ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, yang dalam hal ini terintegrasi sebagai langkah yang strategis guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
Kegiatan Dalam kegiatan Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) ini, memiliki tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan keuangan Syariah Regional Berkelanjutan Melalui Sinergi dan Transformasi Digital” ini, digelar di Kantor perwakilan Bank Indonesia Sumbar, pada hari Minggu, 24 Mei 2026. 

Dalam hal ini Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menjelaskan bahwa, Provinsi Sumatera Barat mempunyai modal sosial serta juga budaya yang sangat kuat, dalam hal pengembangan ekonomi syariah. Dia juga turut menilai, karakter sosial masyarakat yang memegang teguh falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Nasandi Kitabullah juga dinilai selaras dengan adanya prinsip dari ekonomi syariah.

Orang nomor satu di Sumatera Barat ini, juga menjelaskan lagi, bahwa Sumatera Barat mempunyai modal kuat untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai penggerak pertumbuhan baru, yang manfaatnya bisa langsung diraskan oleh masyarakat. Dia juga menegaskan, bahwa hal ini perlu dioptimalkan lagi untuk kedepannya. 

Baca juga: Alami Blackout Selama 2 Hari: Kelistrikan di Sumbar Sudah Kembali Pulih 100%

Dia juga menyebut bahwa, perkembangan pada sektor riil yang berbasis halal. Seperti fashion muslim, kuliner halal, pariwisata halal dan juga pengelolaan zakat produktif telah menunjukkan bahwa, ekonomi syariah sudah menjadi bagian dai adanya aktivitas ekonomi sehari masyarakat di Sumatera Barat. 

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi juga mengingatkan juga, masih ada banyak tantangan yang yang di mana perlu diselesaikan. Dalam hal ini, terutama yang berkaitan dengan literasi masyarakat, pada produk dan layanan syaraiah. Di mana hal ini belum optimal nya integrasi antara industri halal serta juga sektor keuangan syariah. 

Oleh karena itu, dia menilai pengembangan ekonomi syariah, perlu dilaksanakan secara kolaboratif. Yaitu melalui penguatan ekosistem, yang dalam hal ini melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah daerah, dunai pendidikan, lembaga keuangan, pelaku isaha serta juga komonitas masyarakat. 

Baca juga: Berikut Macam Macam Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban! Simak Selengkapnya

Dia juga turut berharap, Dalam kegiatan Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) Festival yang dalam hal ini, menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syaraih (FESyar) 2026, bisa memperluas literai serta juga inklusi ekonomi syariah di masyarakat Sumbar. Serta mempertegas bahwa posisi Sumbar sebgai salah satu rujukan nasional dalam hal pengembangan ekonomi berbasis budaya serta juga inovasu digital. 

Pada kesempatan ini, Kepla Perwakilan Bank Indonesia Sumatera barat, M. Abdul Majid Ikram menjelaskan, ekonomi serta keuangan syariah sudah menjadi salah satu motor dalam hal pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif serta juga berkelanjutan. 

Dia turut membahas soal ekonomi Sumbar yang saat ini, tetap dalam status positif dengan capaian 5,02%. Dia juga turut menilai bahwa penguatan ekosistem ekonomi syariah ini, bisa diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Sumbar juga masuk dalam kandidat penialain Anugerah Syariah, pada tingkat nasional setelah sebelumnya meraih juga peringkat dua, di tahun lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Infopublik

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemprov Dorong Ekonomi Syariah Menjadi Kekuatan Penggerak Ekonomi di Sumbar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!