Ilustrasi penerangan (freepik/teksomolika)
Sumbar - Selama 2 hari lalu, 3 kelistrikan di Provinsi Sumatera Barat mengalami gangguan atau blackout. Hal ini menyebabkan selama 2 hari ini berbagai daerah di Sumatera Barat mengalami pemadaman listrik, dengan nyala kembalinya listrik secara bertahap tahap. Hal ini sempat membuat resah. Karena tidak hanya mengalami kesulitan dalam kegiatan sehari hari saja. Seperti halnya yang terjadi di Kota Padang, buat lalu lintas mengalami kemacetan pasca pemadaman ini.
Pada berita sebelumnya juga, pihak dari PLN telah menyatakan dan meminta maaf perihal ini. Pihak PLN menyatakan bahwa terjadi gangguan pada gardu induk yang ada di Jambi. Hal ini membuat beberapa wilayah, tidak hanya di Sumatera Barat saja. Akan tetapi juga di daerah Aceh, Riau dan Provinsi Sumatera Utara mengalami gangguan.
Setelah kerja keras dari pihak PLN selama 2 hari ini, guna mengembalikan pasokan kelistrikan di Pulau Sumataera 100% normal. Akhirnya kelisrikan di Provinsi Sumatera Barat kembali normal sedia kala 100%. Di mana selama 2 hari ini. Dalam laporannya General Manager PLN UID Provinsi Sumatera Barat, Ajrun Karim memastikan bahwa semua gardu induk jaringan serta juga penyulang listrik di 19 kota dan Kabupaten di Sumatera Barat, sudah kembali beroperasi normal. Baik dari perkotaan dan juga daerah daerah terpencil.
Baca juga: Berikut Macam Macam Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban! Simak Selengkapnya
Pada progressnya pemulihan ini dilaksanakan secara bertahap tahap, yang dimulai dari hari Sabtu. Di mana pada awalnya 60% sudah muali hidup. Lalu kemudian naik menjadi 85% di sore harinya. Sampai terakhir semua pembangkit listrik dalam hal ini juga termasuk PLTU Teluk Sirih dan juga PLTU Ombilin juga berhasil dilakukan sinkronisasi secara penuh, pada jaringan utama dini hari tadi.
Pihak dari PLN juga menghimbau, agar semua masyarakat untuk senantiasa berhati hati saat menggunakan genset saat mati lampu. Di mana dia mengingatkan untuk tidak menggunakan atau menghidupkan genset di kamar, ruangan, tempat tidur. Hal ini guna terhindar dari kejadian serupa, yang terjadi di Nagari Pnadai Sikek, Kabupaten Tanah Datar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber