Rabu, 30 JULI 2025 • 17:04 WIB

Aksi Penyerangan Di Kawasan Padang Sarai : Polda Sumbar Kiat Adakan Trauma Healing Buat Anak Anak

Author

Ilustrasi trauma healing (Freepik/freepik)

Sumbar- Aksi penyerangan oleh sekelompok masyarakat, terhadap rumah doa umat kristiani beberapa hari lalu, yang terjadi di Padang Sarai, Koto Tangah tepatnya Minggu 27 Juli 2025 sempat membuat heboh dan takut masyarakat sekitar sana, terutama anak anak.

Menimbang dan menindaklanjuti hal tersebut Polda Sumatera Barat, beserta semua jajarannya mengadakan kegiatan trauma healing, kepada anak anak yang tinggal di sekitaran tempat terjadinya keributan dan penyerangan tersebut. Kegiatan trauma healing ini, dilakukan pada Selasa, 29 Juli 2025 dan dimulai dari siang hari.

Baca juga: Kepala BPJN Sumbar yang Baru, Elsa Putra Friandi : Merupakan Putra Asli Minangkabau

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan bahwa kegiatan ini, memiliki tujuan utama yaitu, memberikan pendampingan secara psikologis, kepada anak anak, dikarenakan keributan yang terjadi beberapa hari yang lalu. Diharapkan dengan adanya trauma healing ini, maka akan membuat mereka bahagia dan gembira.

Pada sistem kegiatan trauma healing ini, dilakukan secara terarah, edulkatif, dan interaktif dan juga melibatkan orang dewasa, atau masyarakat sekitar. Pada awalnya, semua anak anak dikumpulkan, untuk diajak bernyanyi, dan melakukan berbagai permainan, dengan dipandu oleh polisi wanita. Baik dari Polresta dan Polda Sumatera Barat. Pada kegiatan ini, juga terdapat sesi tanya jawab dan sudah kepolisan juga telah menyiapkan hadiah bagi pemenang nantinya. Polda Sumatera Barat, menyatakan bahwa pihaknya merasa bersyukur, melihat kondisi anak anak di sini, bahagia dan ceria.

Baca juga: Fakta Menarik Seputar Jam Gadang : Icon Kebanggaan Kota Bukittinggi

Pada kesempatan ini, Kabag Psikologi AKBP Fachru Rozie, menyatakan dari hasil trauma healing, tidak ada tanda tanda gejala trauma berat, pada anak anak di sini. Tapi walaupun begitu, dia memastikan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pemetaan lebih lanjut. 

Tidak hanya melakukan trauma healing, pihak kepolisian juga melakukan peninjauan terhadap Tempat Kejadian Perkara, atau (TKP) penyerangan tersebut. Pihak kepolisian juga memberikan pesan kepada masyarakat, untuk tidak mudah terprovokasi, dan diharapkan untuk bisa menjaga kerukunan, kedamaian, keamanan, dan kenyamanan bersama. Agar terciptanya lingkungan yang kondusif, bagi semua masyarakat dan anak anak.  

Terutama kepada anak anak yang ada di sekitaran sini, kita sebagai orang dewasa harus bisa menjadi contoh dan memerikan hal positif bagi mereka. Agar tidak terjerumus, ke bebagai hal yang berbau negatif. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU