Kamis, 05 MARET 2026 • 17:50 WIB

Ditargetkan Awal Pembangunan di Bulan Oktober Mendatang: Berikut Anggaran Pembangunan Jalan Tol Sicincin – Bukittinggi

Author

Ilustrasi jalan  tol (freepik/onlyyouqj) 

Sumbar - Setelah rampung dan diresmikannya Jalan Tol Padang – Sicincin pada bulan Mei 2025 lalu, kali ini pemerintah akan merencanakan pembangunan infrastruktur baru lagi di Provinsi Sumatera Barat. Yaitu pembnguna Jlaan Tol Sicincin – Bukittinggi. Dalam rencana ini, mentri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hnaggodo menargetkan mulai pembngunanJalan Tol Sicincin – Bukittinggi ini, akan dimulai Oktober mendatang. 

Hal ini disampaikan langsung saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tanah Datar pada hari Selasa, 3 Maret 2026. Dia memastikan pembangunan Jalan Tol Sicincin -Bukittinggi ini, sudah masuk dalam rencana pelaksanaan. Serta nantinya diharapkan bisa direalisasikan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Hal ini juga termasuk dalam proyek strategis Jalan Tol Sumatera, yang di mana bisa menghubungkan wilayah barat Pulau Sumatera. 

Dalam hal ini buat anggaran yang diperlukan dalam pembangunan Jalan Tol Sicincin – Bukittinggi, mencapai sebesar Rp.25,6 triliun. Dia juga menegaskan adanya dukungan dari Presiden Prabowo Subianto, atas rencana pembangunan ini. 
Mentri PU Dody Hanggodo menambahkan bahwa, buat anggaran proyek Jaln Tol Sicincin – Bukittinggi ini, tidak menjadi persoalan selama pembangunan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatera Barat. Dengan harapan juga, semua elemen masyarakat bisa mendukung kementrian terkait dnegan soal perlahanan. 

Baca juga: Sudah Tidak Terisolasi Lagi: BTS Telkomsel Kamang Hilia Agam Sudah Diresmikan

Dia juga turut menekan bahwa, pembebasan lahan menjadi kunci kelancaran proyek. Apabila lahan yang nantinya akan digunakan belum bebas. Maka akan berdampak pada progress pembangunan. Di mana pembangunan bisa terlambat. 
Dalam hal ini, pemerintah juga turut menyadari bahwa permasalahan lahan di provinsi Sumbar snagat kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya dukungan yang penuh dari berbagai pihak. Dia juga menyinggung pembangunan Fly Over di Sitinjau Lauik. Di maan progress infrastruktur ini belum ada, dikarenakan adanya kendala dari segi lahan. 

Baca juga: Cara Melapor ke Layanan Pengaduan Masyarakat di Kota Bukittinggi! Tidak Perlu Ribet

Andre Rosiade selaku Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, juga turut membantu dalam hal ini. Dia meminta pada Kepala Kejaksaan Tinggi seerya Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, buat mengundang Kepala Badan Pertanahan Nasional, gubernur, walikota dan juga bupati yang terkait. Dalam rangka untuk membahas adanay percepatan pembebasan lahan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU