Pemberian bantuan korban banjir oleh Pemprov Sumbar (instagram/humas.sumbar)
Sumbar - Cuaca ekstrim yang melanda di Provinsi Sumatera Barat, mengakibatkan sebagian besar daerah yang ada di provinsi ini, tergenang banjir, longsor dan angin kencang. Seperti halnya yang terjadi di Nagari Kampung Galapung, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang pariaman Sumatera Barat. Di mana di nagari ini, telah terjadi bencana banjir pada hari Minggu, 23 November 2025.
Akibat dari banjir tersebut, semua warga yang berdomisili di sekitaran tempat lokasi kejadian, terpaksa dievakuasi ke tempat yang aman, sampai kondisi stabil. Dari hasil laporan, ada sekitar 180 KK yang mengungsi.
Dari kejadian tersebut, pemerintah Provinsi Sumatera Barat kiat mengunjungi dan memberi bantuan kepada semua korban banjir di Nagari Kampung Galapuang Kabupaten Padang Pariaman ini. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy beserta jajaran datang untuk meninjau langsung keadaan di lokasi bencana, pada hari Senin, 24 November 2025.
Baca juga: Kota Padang Raih 2 Penghargaan di Hari Yang Sama: Berikut Ulasannya
Kedatangan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy ini disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis bersama dengan Sekretaris Daerah dan juga jajarannya. Semua rombongan langsung bergerak menuju posko pengungsian masyarakat. Dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy ikut serta berbaur dengan warga sekitar, sambil memberi berbagai bentuk dukungan kepada mereka.
Dia juga memberi semangat dan memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan senantiasa hadir, guna memastikan keselamatan serta kebutuhan dari semua warga yang terdampak bisa terpenuhi. Rombongna Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kemudian, juga menyusuri kawasan yang masih dalam kondisi tergenang air banjir.
Baca juga: Pemerintah Kota Padang Gelar Sosialisasi Peningkatkan Kualitas Juru Parkir
Pada momen ini Bupati Padang Pariaman mengapresiasi dan berterima kasih atas sigapnya tanggapan dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dalam merespons bencana yang terjadi di pemerintahnnnya tersebut. Tidak hanya itu, dia juga berterima kasih kepada pihak lainnya yang ikut terkibat seperti dari: aparat kemaanan, TNI, relawan, Tagana, dan semua perangkat daerah terkait.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, memberi bantuan logisitk sebesar Rp.124.270.000. Dengan melihat kondisi, pemerintah kabupaten menetepakan Status Tanggap Darurat Bencana, Selma 14 hari. Dimulai dari 23 November sampau 6 Desmeber 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan