Ilustrasi pasca bencana (freepik/ninjason1)
Sumbar - Pemerintah Kota Bukittinggi terus berkomitmen dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi di 3 provinsi di Indonesia, yaitu: Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Kali ini Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan ke Malalak dan Kabupaten Padang Pariaman, yang dipimpin langsung oleh Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.
Pemberian bantuan ini disalurkan pada hari Selasa, 16 Desember 2025 tepatnya ke Nagari Malalak Timur dan Kabupaten Padang Pariaman. Dalam kesempatan ini, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa, bantuan yang diserahkan pada kesempatan kali ini adalah 1 ton pakaian layak pakai, dari donator di Jakarta dan juga bantuan alat alat dapur serta selimut dari BPRS Kota Bukittinggi di Golof Jakarta, Keluarga Kubang Putiah di perantauan dan eropin.
Baca juga: Bawa Nama Kota Bukittinggi: 29 Kafilah Berhasil Lolos Babak Final MTQN ke 41 Tingkat Sumbar
Dia juga berharap agar bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi ini, bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak dan juga membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pasca bencana yang terjadi. Pemerintah Kota Bukittinggi juga mengapresiasi semua pihak dan donator yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan ini.
Pada kesempatan ini juga, Camat Malalak Ulya Satar, juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, dan donator atas kepedulian dan bantuan bagi semua warga yang terdampak bencana ini. Dia menjelaskan, bencana hydrometeorologi ini sangat mempengaruhi kawasan Kecamatan Malalak. Di mana menyebabkan 17 jiwa meninggal, 3 korban masih dalam status pencarian, 70 rumah hancur dan ada lebih dari 100 rumah yang ikut terdampak dan juga lahan pertanian.
Baca juga: Santuni pelajar Terdampak Bencana Hidrometeorologi: Bentuk Dari Kepedulian Pemko Bukittinggi
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, juga turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian, empati, dan simpati Pemerintah Kota Bukittinggi dan juga semua donator yang ikut berdonasi. Dia menyatakan bahwa, semua bantuan baik dalam bentuk apapun, diterima dengan sennag hati karena bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Dia menjelaskan bahwa saat ini, terdapat ada 370 warga yang mengungsi, dan di mana sebagian besar mereka hanya membawa pakaian yang dikenakan. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan Pemko Bukittinggi ini sangat dibutuhkan oleh warganya.
Dalam hal hunian sementara, Pemkab Padang Pariaman telah menyiapkan lahan hunian sementara, bagi warga yang terdampak. Dalam hal ini, pendataan masih dilakukan terutama di Kecamatan Batang Anai, terdapat ada sekitar 35 rumah yang dilaporkan hanyut masuk sungai. Sementara itu, utnuk wilayah lainnya masih dalam tahap kajian.
Semoga semua masyarakat bisa merasakan dan mendaptkan bantuan yang diberikan ini, dan diharapkan juga segala hal yang bersangkutan dengan rekonstruski dan rehabilitasi bisa segera direalisasikan segera
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bukittinggikota.go.id