Setelah Dilakukan Identifikasi: 4 Dari 10 Jenazah Yang dimakamkan Pasca Bencana Hidrometeorologi Akhirnya Diketahui Identitasnya
Sumbar - Pada beberapa minggu yang lalu tepatnya di TPU Pemerintah Kabupaten Agam, yang berlokasi di Kampung Baru, Sungai Jariang Lubuk Basung, pada hari Kamis 11 Desember 2025 tealh dilakukan pemakaman massal terhadap 1 jenazah korban bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Barat.
Pemakaman massal tersebut diaksanakan, karena belum diketahui identitas dari korban niwa tersebut dan siapa keluarganya. Oleh sebab itu, pemerintah setempat bersama pihak terkait akhirnya memutuskan melakukan pemakaman massal, dengan catatan proses forensik DNA akan terus dilaksanakan.
Baca juga: Kembali Raih Penghargaan: Kota Padang Duduki Terbaik Kedua Indeks Inovasi Daerah di Sumatera Barat
Setelah beberapa minggu, akhirnya hasil dari pemeriksaan tim forensik dan DVI Polda Sumatera Barat, berhasil mengidentifikasi 4 dari 10 jenazah yang sebelumnya sudah makamkan massal tersebut. Pihak dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung yang ikut serta dalam penanganan proses identifikasi bersama tim forensik Polres Agam dan DVI Polda Sumbar, juga mengonfirmasi hal yang sama tentang sinkroniasasi keluarga dari pihak korban yang telah dimakamkan itu. Setelah selesai konfirmasi dan beberapa hal lainnya, akhirnya dilakukan serah terima dan dari pihak keluarga sendiri, juga sudah mendatangi TPU yang bersangkutan.
Dalam hal kesesuaian antara data korban dengan letak mayat yang bersangkutan, Dr. Syahroni menyatakan, pihak dari rumah sakit dan tim fornesik serta DVI, telah mematangkan data yang berlapis dan sudah termasuk potongan jenazah yang dikuburkan dan hal lainnya.
Baca juga: Mengenal Bandara Gadut: Bandara Penuh Akan Nilai Sejarah
Mengenai rencana adanya dari pihak kelaurga korban yang bersangkutan, perihal pemindahan jenazah, nisan dan lainnya sedang dalam proses pendiskusian dengan pihak Pemerintah Kabupaten Agam.
Dengan sudah teridentifikais 4 dari 10 jenazah yang sudah dilakukan pemakaman massal, maka hal ini disyukuri oleh pihak pihak terkait dan juga keluarga korban, yang menunggu kepastian dan harapan.
Pihak dari pemerintah setempat, tim forensik, DVI akan terus melakukan proses identifikasi sampel DNA yang telah diambil dari korban bencana alam ini. Serta diharapkan juga 6 korban lainnya, agar bisa diidentifikasi identitas dan keluarganya. Semoga duka yang dirasakn oleh Provinsi Sumatera Barat dan juga 2 provinsi lainnnya yang terekan imbas bencana ini, yaitu Provinsi Sumatera Utara dan Aceh bisa segera berlalu dan pulih kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan